Sekilas Info

Polisi Ciduk Bandar Judi Togel Di Masohi

PENJELASAN PERS - Kapolres Malteng AKBP Rositah Umasugi (tengah) menunjukan sejumlah barang bukti tindak pidana perjudian togel yang berahasil diungkap personelnya kepada wartawan di Mapolres Malteng, Selasa (1/9/2020).

AMBON – Personel Polsek Kota Masohi berhasil menciduk bandar judi togel, Senin (31/8/2020).

“Personel Polsek Kota Masohi yang dipimpin Kapolsek Ipda A. Kasim Rahanyamtel berhasil menciduk bandar judi togel bersama pembantuanya di kawasan belakang Terminal Masohi RT 10 Kelurahan Namaelo, Kecamatan Kota Masohi Senin (31/8/2020) pukul 14.30 WIT,” ungkap Kapolres Maluku Tengah (Malteng) AKBP Rositah Umasugi kepada wartawan di Mapolres Malteng, Selasa (1/9/2020).

Dijelaskan, bandar judi togel dan pembantunya yang diciduk yaitu SS  (52), FM (23) dan IM (20).

“SS merupakan bandar sedangkan FM dan IM adalah pembantu bandar,” jelasnya.

Ia mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi yang disampaikan warga yang meyebutkan SS melakukan kegiatan perjudian togel online di rumah yang beralamat di belakang Terminal Masohi.

“Personil Polsek Kota Masohi dipimpin langsung Kapolsek langsung mendatangi lokasi rumah yang digunakan untuk melakukan penjualan perjudian togel online dan didapati pada saat itu tersangka bersama 2 orang rekannya yaitu FM dan IM sedang melakukan perekapan perjudian togel online,” katanya.

Menurutnya, dari lokasi penangkapa, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti yaitu Arsip Kupon Rekapan judi online sebanyak 57 buku arsip, uang tunai senilai Rp. 14.002.000,, 1 buah botol tinta cap warna merah, 1 buah cap warnah hitam bertuliskan kode SDY. GAME T/R lambang burung kakatua, 7 buah pulpen, 3 buah spidol kecil warna merah, 2 unit telepon seluler merk Oppo dan 2 unit telepon seluler merk Nokia.

“Ketiganya dikenakan Pasal 303 ayat (1) ke 1e, 2e KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP dan Pasal 56 ayat (1) ke 1e KUHP, ancaman pidana penjara 10 tahun dan denda paling banyak Rp 25juta," ungkap Kapolres.

Ia menambahkan, saat ini ketiganya mendekam di ruang tahanan Mapolres Malteng guna menjalani proses hukum. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!