Sekilas Info

BPS: NTP Provinsi Maluku September 2020 Naik 0,04 Persen

Ilustrasi

AMBON – Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di 42 kecamatan di Provinsi Maluku pada September 2020, diketahui bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku secara rata-rata mengalami peningkatan sebesar 0,04 persen dibanding Agustus 2020, atau naik dari 95,17 pada Agustus 2020 menjadi 95,21 pada September 2020.

“Peningkatan NTP disebabkan oleh indeks harga hasil produksi pertanian (It) yang tercatat meningkat sebesar 0,03 persen dan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga petani maupun untuk keperluan produksi pertanian (Ib) yang menurun sebesar 0,01 persen,” jelas Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Maluku, Jessica Pupella dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi malukuterkini.com, Kamis (1/10/2020).

Ia merincikan, peningkatan NTP pada September 2020 disumbangkan oleh peningkatan NTP di tiga subsektor, yaitu subsektor hortikultura, subsektor perikanan, dan subsektor tanaman perkebunan rakyat.

“Peningkatan NTP tertinggi dialami oleh subsektor hortikultura sebesar 1,19 persen diikuti oleh subsektor perikanan sebesar 1,01 persen yang disumbangkan oleh peningkatan pada kelompok perikanan tangkap sebesar 1,34 persen, serta subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,06 persen,” rincinya.

Dikatakan, NTP Provinsi Maluku September 2020 tanpa subsektor perikanan tercatat sebesar 94,71.

“Angka tersebut mengalami penurunan, yaitu sebesar 0,07 persen jika dibandingkan dengan Agustus 2020,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Indeks Nilai Tukar Petani (NTP) yang diperoleh dari perbandingan Indeks Harga Yang Diterima Petani terhadap Indeks Harga Yang Dibayar Petani, merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trading) dari harga produk pertanian dengan harga barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli/daya tukar petani. (MT-05)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!