Sekilas Info

14 Andikpas Maluku Peroleh Remisi HAN

AMBON - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2021 selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) di seluruh Indonesia.

Hal itu  karena pada peringatan tersebut, Andikpas yang telah memenuhi syarat akan memperoleh pengurangan masa pidana atau remisi.

Remisi Anak Nasional (RAN) merupakan salah satu hak Andikpas yang diberikan oleh negara sebagai bentuk apresiasi atas perilaku baik yang ditunjukan selama masa pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).

Pada peringatan HAN tahun 2021 yang bertajuk “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” ini, sebanyak 14 Andikpas di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Maluku memperoleh RAN tahun 2021 berdasarkan Surat Keputusan Menkumham  Nomor PAS-774.PK.01.01.02 Tahun 2021.

“Remisi yang diberikan hari ini adalah sebuah pencapaian atas ketaatan dan kedisiplinan yang telah ditunjukan oleh Andikpas. Hal ini harus disyukuri dan dipertahankan selama berada di LPKA”, kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas), Saiful Safri saat membacakan sambutan Kakanwil Kemenkumham Maluku pada pelaksanaan upacara penyerahan RAN 2021 di LPKA Kelas II Ambon, Jumat (23/7/2021).

Ia menjelaskan pemberian remisi merupakan bentuk kehadiran Negara dalam menjamin pemenuhan setiap hak anak di LPKA.

Pada kesempatan tersebut Saiful juga mengingatkan dalam tanggung jawabnya untuk membina anak yang berkonflik dengan hukum, LPKA harus mengganti sementara peran keluarga dalam merawat, membina dan mendidik anak agar tumbuh dan kembang mereka tetap terjamin.

“Tanggung jawab kita untuk memastikan tumbuh kembang mereka tetap terjamin, maka perlakukan mereka layaknya anak kita sendiri,” ungkapnya.

Dari 14 Andikpas yang memperoleh Remisi, seluruhnya mendapat pengurangan sebagian (RAN I) dengan rincian besaran satu bulan sebanyak 9 orang, besaran dua bulan 2 orang dan besaran tiga bulan 3 orang.

LPKA Ambon menjadi penyumbang terbanyak yakni 10 orang, disusul Lapas Saumlaki 2 orang sementara Lapas Perempuan Ambon dan Rutan Masohi masing-masing 1 orang. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!