AMBON, MalukuTerkini.com – Usai melakukan aksi di Balai Kota Ambon, sejumlah aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon melanjutkan aksi di kantor Gubernur Maluku, Kamis (8/9/2022).
Tiba di depan pagar kantor Gubernur Maluku, massa yang dikoordinir oleh Korlap Aksi, Yongki berusaha menerobos masuk ke pelataran kantor tersebut namun pagar tertutup, akhirnya masa mendorong dan mendobrak hingga pagar pun gubernur terlepas.
Para aktivis GMKI menyuarakan masalah kenaikan harga BBM yang berimplikasi pada berbagai makan bahan pokok dan sektor .misalnya kenaikan bahan pangan lokal, tarif angkot, kapal yang merupakan bagian utama masyarakat Maluku sebagian daerah kepulauan dan rutinitas transportasi utama menghubungkan daerah-daerah.
“Kami perlu meluruskan kehadiran kami untuk menyamakan aspirasi dan dilindungi UU kita merupakan negara demokrasi jadi saya harapkan bapak ibu bisa mendengarkan keluh kesah kami yang merupakan representatif masyarakat,” ungkap koordinator aksi Yongki.
Menanggapi hal ini sekitar Pukul 14.50 WIT massa aksi diterima oleh M Syukur Assel, selaku Kabid Kewaspadaan Nasional Dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Provinsi Maluku.
“Kami berterima kasih kepada adik-adik sekalian dan kami akan menindaklanjuti ke pimpinan. Kami berterima kasih kepada adik-adik yang telah melaksanakan aksi dengan tertib dan diharapkan kedepannya akan lebih tertib,” ungkap Syukur.
Usai mendengar penjelasan singkatnya, pendemo kemudian membubarkan diri meninggalkan kantor Gubernur Maluku. (MT-04)


Tinggalkan Balasan