AMBON, MalukuTerkini.com – DPRD Kota Ambon, mengelar rapat paripurna istimewa dalam rangka HUT ke-450 Kota Ambon tahun 2025.
Rapat dipimpin oleh ketua DPRD Kota Ambon Morits Tamaela, berlangsung di ruang paripurna DPRD Kota Ambon, Sabtu (6/9/2025).
Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena dalam sambutannya mengaku usia 4,5 abad yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa merupakan sebuah perjalanan yang sangat panjang.
“Sebuah perjalanan yang tidak hanya melahirkan jejak-jejak sejarah, tetapi juga telah membentuk budaya dan karakter kota serta seluruh warganya sebagai kota yang kuat dan tangguh,” ungkapnya.
Dikatakan, berbagai tantangan dan ancaman seperti bencana alam, wabah penyakit, bahkan konflik sosial telah di alami bersama, dan berhasil keluar dengan segala baik.
“Untuk itu, sebagai warga kota, patutlah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas tuntunannya bagi kita semua, bahkan kota ini masih tetap ada, dan terus ada, menjadi tempat berteduh, rumah yang aman dan nyaman, rumah ketemu semua,” katanya.
Di usianya yang ke-450 tahun, Kota Ambon telah mengalami banyak kemajuan di berbagai bidang.
Berbagai keberhasilan pembangunan Kota Ambon pada saat ini setidaknya dapat ditunjukkan oleh berbagai indikator makro daerah diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ambon telah mencapai angka 83,37 dan termasuk dalam kategori tinggi.
“Ini memberikan gambaran bagi kita semua bahwa dalam bidang pendidikan dan kesehatan, kota ini terus menjadi semakin baik,” ujar Walikota.
Selain itu, perekonomian daerah juga berkembang, dengan pertumbuhan ekonomi Kota Ambon sebesar 5,96 persen di tahun 2024, atau lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan nasional sebesar 5,03 persen. “Inflasi daerah juga cenderung terkendali dari waktu ke waktu. Begitu juga pada bidang-bidang yang lain telah mengalami peningkatan yang mampu membanggakan semua selaku orang Ambon,” ujarnya.
Pada sisi lain, katanya, harus diakui masih banyak persoalan pembangunan yang harus segera dituntaskan maupun diperbaiki seperti tingkat pengangguran yang masih tinggi yaitu 11,65 persen, kualitas infrastruktur yang belum memadai, penanganan dan pengolahan sampah yang belum optimal, tingkat kerentanan terhadap bencana yang cukup tinggi, ketimpangan distribusi kepadatan penduduk, angka kemiskinan yang terus stagnan di angka 5 persen, serta tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan yang terus meningkat. Penyelenggaraan standar pelayanan minimal juga belum optimal, dan lain sebagainya.
Wali Kota mengatakan, perayaan HUT ke-450 Kota Ambon dilaksanakan dengan mengusung tema “Bergerak Bersama Par Ambon, Maluku, dan Indonesia Pung Bae”.
“Tema ini memberi makna bahwa untuk memajukan Kota Ambon, tidak bisa melakukannya secara individu atau bekerja sendiri. Kota Ambon tidak akan pernah menjadi kota yang maju hanya karena kerja keras satu orang, atau satu kelompok, atau satu golongan tertentu. Sebaliknya, Kota Ambon akan menjadi kota yang maju dan lebih baik ke depannya jika kita melakukan kerja-kerja bersama, sesuai dengan bidang tugas dan pengabdian kita masing-masing. Saling mendukung, membantu, dan bekerja bersama satu dengan yang lain. Bergerak Bersama merupakan sebuah kesadaran bersama bahwa kemajuan kota ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kota, DPRD kota, atau kelompok tertentu saja, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh warga Kota Ambon, seluruh elemen masyarakat yang ada di kota ini,” katanya.
Kota Ambon yang lebih baik hanya akan dapat tercapai jika masyarakatnya, warga Kota Ambon, akademisi, dunia usaha, TNI-Polri, pemerintah daerah, seluruhnya dapat bekerja bersama, bersinergi, dan berkontribusi secara nyata dalam mengelola sumber daya daerah dengan baik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menyediakan infrastruktur yang berkualitas, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.

“Saya mengajak semua warga Kota Ambon, mari kita bergerak bersama, warga Ambon, Maluku, dan Indonesia Pung baik,” ujarnya. (MT-04)




Tinggalkan Balasan