AMBON, MalukuTerkini.com – Pelatihan ‘Marine Surveyor’ yang digelar Fakultas Teknik (FATEK) Universitas Pattimura (Unpatti) IDSurvey, lembaga yang menaungi tiga perusahaan besar yaitu PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia dapar dapat memberi nilai tambah bagi para mahasiswa guna nantinya berkarier di industri perkapalan.

Ketua Kelompok Kerja Beasiswa Indonesia Emas IDSurvey FATEK Unpatti, Dr Novitha L. Th. Thenu, ST. MT menjelaskan pelatihan ini merupakan bagian dari skema kedua Beasiswa Indonesia Emas yang disediakan oleh IDSurvey, lembaga yang menaungi tiga perusahaan besar: PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia.

Materi pelatihan mencakup aspek testing, inspection, dan certification, yang menjadi komponen fundamental dalam profesi marine surveyor.

“Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta dari tiga program studi terkait, dan pada akhir kegiatan mereka akan memperoleh sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh PT Biro Klasifikasi Indonesia. Sertifikat tersebut menjadi nilai tambah penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan karier di dunia industri perkapalan setelah lulus,” jelasnya.

Menurutnya, sertifikat tersebut dapat berfungsi sebagai bukti kompetensi yang memudahkan lulusan untuk memasuki pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan industri maritim.

“Program ini memberikan peluang nyata bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan profesional mereka,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan ini dapat memberi manfaat jangka panjang bagi mahasiswa, termasuk pemahaman mengenai hull construction, regulasi International Maritime Organization (IMO), serta berbagai aturan internasional terkait perkapalan.

Pelatihan Marine Surveyor ini diselenggarakan oleh BKI Akademi, yang menghadirkan instruktur dan pemateri dari berbagai daerah dengan latar belakang kuat di bidang survei. (MT-01)