AMBON, MalukuTerkini.com – Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Kelautan Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang menghadirkan narasumber dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

FGD ini berlangsung secara hybrid di Gedung Program Pascasarjana Unpatti, Jumat (5/12/2025) ini mengusung tema “Penguatan Kurikulum Outcome Based Education (OBE) Program Studi Magister Ilmu Kelautan: Relevansi Industri, Masyarakat, dan Integrasi AI dalam Era Transformasi Digital”.

FGD menghadirkan narasumber yaitu Prof Dr Ir Muhammad Iqbal Djawad, MApp,Sc (Guru Besar Unhas) dengan topik yang dibahas “Mengintegrasikan AI dalam Pembelajaran Ilmu Kelautan: Tantangan dan Peluang dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis, Kreativitas, dan Literasi Informasi” serta Prof Dr Sam Wouthuyzen, MSc (Peneliti Senior BRIN Bidang Marine Remote Sensing and Fisheries Oceanography) dengan topik yang dibahas “Mengembangkan Kompetensi Sains Kelautan yang Relevan dengan Tuntutan Dunia Kerja: Bagaimana Kurikulum Dapat menjawab Kebutuhan Industri dan Masyarakat”.

Wakil Direktur Bidang Akademik, Prof Dr Dominggus Rumahlatu, MPd mengaku FGD yang dilakukan hari ini tentunya untuk menyelaraskan muatan keilmuwan yang dituangkan dalam suatu kurikulum.

“”Prodi Magister Ilmu Kelautan merupakan salah satu program studi terbaik yang ada di Unpatti, karena jika dilihat saat ini banyak prodi yang mengalami penurunan statusnya, namun prodi ini bisa tetap eksis dengan berstatus unggul, sehingga kedepannya dapat memperoleh akreditasi internasional,” ungkapnya.

Kurikulum OBE, katanya, merupakan suatu arah untuk bagaimana kita bisa melangkah dalam menyelesaikan satuan pendidikan.

“Yang terpenting dari semuanya ini adalah kita dapat mengikuti segala alur dari pengembangan kurikulum, sesuai dengan panduan penyusunan kurikulum yang dikeluarkan oleh kementerian,” katanya

Dijelaskan, saat ini Program Pascasarjana Unpatti telah memiliki sistematika untuk penyusunan kurikulum, sehingga tema FGD saat ini sangatlah baik terutama dalam penggunaan AI yang saat ini digunakan dalam proses pembelajaran.

“Melalui kegiatan Penyusunan Kurikulum OBE ini diharapkan dapat menghasilkan ide-ide untuk pengembangan institusi khususnya pengembangan Prodi Magister Ilmu Kelautan,” jelasnya. (MT-01)