AMBON, MalukuTerkini.com – Pesawat Garuda Indonesia GA646 gagal mendarat di Bandara Pattimura, Ambon, Senin (15/12/2025).

Angin kencang dengan kecepatan diatas 10 knot di Pulau Ambon dan sekitarnya menyebabkan pesawat yang menerbangi rute Jakarta – Ambon itu sulit untuk melakukan pendaratan

Informasi yang dihimpun malukuterkini.com, di Bandara Pattimura, Ambon, Senin (15/12/2025) menyebutkan pesawat bertipe Boeing 737-800 tersebut sejak pukul 14.56 WIT sudah berada di wilayah udara sekitar Pulau Ambon. Pesawat dimaksud terjadwal mendarat sekitar pukul 15.15 WIT.

Saat mendekati landasan ternyata kecepatan angin masih diatas 10 knot sehingga walaupun pilot sudah menurunkan ketinggian pesawat dengan nomor register PK-GFQ tersebutnamun namun pilot langsung membatalkan pendaratan.

Prosedur tersebut dalam dunia penerbangan disebut ‘go around’ yang artinya prosedur pembatalan pendaratan dimana pilot memutuskan untuk tidak melanjutkan pendaratan, lalu pesawat naik kembali guna berputar (holding) atau jugamengalihkan pendaratan di bandara lain yang terdekat.

Pesawat dengan livery khusus kampanye “Ayo Pakai Masker” tersebut selanjutnya kembali berputar di sekitar Pulau Ambon. Pada pukul 15.21WIT, pilot mencoba mendaratkan pesawat, namun  karena masih terkendala kecepatan angin walaupun sudah mendekati landasan sehingga pada pukul 15,24 WIT, pilot kembali membatalkan pendaratan (go around).

Setelah ‘go around’, pilot kemudian memutuskan menaikan ketinggian pesawat dan selanjutnya mengalihkan pendaratan ke Bandara Sultan Baabullah, Ternate, Maluku Utara. Pesawat tersebut  mendarat di Ternate pukul 16.20 WIT. (MT-01)