AMBON, MalukuTerkini.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku, Saiful Sahri, menghadiri Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura (Unpatti) dalam rangka Pengukuhan Guru Besar yang digelar di Gedung Auditorium Universitas Pattimura, Ambon, Senin (29/12/2025), sebagai wujud komitmen mendukung penguatan akademik dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Provinsi Maluku.

Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura merupakan forum akademik resmi yang diselenggarakan sebagai bagian dari proses pengukuhan jabatan akademik tertinggi bagi dosen yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan lancar, mencerminkan marwah akademik perguruan tinggi.

Dalam rapat tersebut, Senat Universitas Pattimura secara resmi mengukuhkan lima Guru Besar yaitu Prof Dr Fransina S Latumahina SHut MP, Prof Dr Max Robinson Wenno SPi MSi, Prof Dr Hellna Tehubijuluw SSi MSi, Prof Dr Dra Normawaty MSi, dan Prof Dr Joseph Pagaya MKes Pengukuhan ini menjadi simbol pencapaian akademik tertinggi sekaligus penguatan kapasitas keilmuan Unpatti.

Rektor Unpatti, Prof Dr Fredy Leiwakabessy, MPd dalam sambutannya menhaku jumlah Guru Besar aktif Unpatti bertambah menjadi 121 orang sebagai wujud penguatan mutu institusi.

Rektor juga memaparkan berbagai capaian strategis Universitas Pattimura, mulai dari perolehan penghargaan nasional, peningkatan jumlah dan mutu program studi, hingga target pencapaian Akreditasi Institusi Unggul pada tahun 2026. Selain itu, sejumlah program studi tengah dipersiapkan untuk mengikuti akreditasi internasional guna meningkatkan daya saing global.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkum Maluku Saiful Sahri menjelaskan kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi diharapkan dapat melahirkan kontribusi nyata bagi pembangunan Maluku dan Indonesia secara berkelanjutan. (MT-04)