AMBON, MalukuTerkini.com – Program pembentukan Koperasi Merah Putih di Provinsi Maluku terealisasi 100 persen.
Tercatat sebanyak 1.200 koperasi desa dan 35 koperasi kelurahan telah terbentuk di seluruh wilayah Provinsi Maluku.
“Didukung 62 orang notaris, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku tetap mampu mencapai target nasional dan menempati peringkat ke-14,” ungkap Kakanwil Kementrian Hukum Maluku, Saiful Sahri dalam keterangan Capaian Kinerja Tahun 2025 di Ambon, Senin (29/12/2025).
Saiful menjelaskan, Pos Bantuan Hukum (Posbankum) juga telah terbentuk telah tercapai 100 persen dan masuk dalam urutan 18 nasional.
“Beberapa target strategis lainnya pada layanan administrasi hukum umum misalnua pendaftaran fidusia pada tahun 2024 tercatat sebanyak 41.017, kini di tahun 2025 turun menjadi 40.703,” jelasnya
Untuk perseroan perorangan, katanya, pada tahun 2024 tercatat hanya 187, kini meningkat pada tahun 2025 menjadi 233.
“Layanan apostil atau legalisasi dokumen bagi masyarakat yang akan melanjutkan studi ke luar negeri pada tahun 2024 tercatat 97 pemohon, dan meningkat signifikan pada tahun 2025 menjadi 280,” katanya.
Terkait dengan kepatuhan harmonisasi peraturan daerah dan peraturan kepala daerah pada 11 kabupaten/kota serta Pemprov Maluku, capaian pada tahun 2024 terpenuhi sebanyak 189, dan pada tahun 2025 meningkat jauh menjadi 225.
“Saat ini, Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang terdaftar di Provinsi Maluku berjumlah 9 OBH, dengan 3 OBH telah terakreditasi B, sementara lainnya masih dalam proses akreditasi,” rincinya.
Selanjutnya, pada pendaftaran Kekayaan Intelektual, yang meliputi hak cipta, merek, indikasi geografis, paten, dan desain industri, seluruhnya menunjukkan peningkatan.
“Hak cipta pada tahun 2024 tercatat 873, dan meningkat pada tahun 2025 menjadi 994. Pendaftaran merek pada tahun 2024 sebanyak 110, meningkat menjadi 147 pada tahun 2025. Indikasi geografis pada tahun 2024 sebanyak 1, dan meningkat menjadi 4 pada tahun 2025. Paten pada tahun 2024 tercatat 9, meningkat menjadi 12 pada tahun 2025. Sedangkan desain industri pada tahun 2024 belum ada pendaftaran, dan pada tahun 2025 tercatat 3 pendaftaran,” jelasnya. (MT-04)




Tinggalkan Balasan