AMBON, MalukuTerkini.com – Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto memimpin apel pagi gabungan di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (5/1/2026).

Apel gabungan dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam ThobroniIrwasda, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polda Maluku.

Apel yang menjadi momentum awal di tahun 2026 ini juga dilakukan untuk memperkuat soliditas, disiplin, serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian ke depan.

Kapolda mengajak seluruh anggota untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun yang lebih baik, dengan tetap menjaga kesehatan, semangat, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

“Tahun 2026 kita harapkan menjadi tahun yang lebih baik. Tentunya semua itu bisa terwujud apabila kita menjaga kesehatan, kekompakan, dan komitmen kita dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri,” ungkap alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini.

Kapolda juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel atas keberhasilan pelaksanaan Operasi Lilin Salawaku 2025 dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Keberhasilan Operasi Lilin Salawaku 2025 adalah hasil kerja keras kita semua. Situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama Natal dan Tahun Baru merupakan bukti dedikasi dan pengabdian seluruh personel Polda Maluku,” ujar mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini.

Kepada Karo Operasi Polda Maluku, ia memerintahkan untuk segera melaksanakan rapat analisa dan evaluasi (anev) terhadap pelaksanaan Operasi Lilin Salawaku.

“Pelaksanaan Anev diharapkan fokus terkait gangguan kamtibmas yang terjadi sepanjang bulan Desember, sebagai bahan perbaikan dan perencanaan pengamanan ke depan,” tandas mantan Wakapolda Sumatera Utara ini.

Kapolda juga mengingatkan agar seluruh anggota menghindari pelanggaran sekecil apa pun. Sebab, satu pelanggaran yang dilakukan dapat berdampak luas dan mencoreng nama baik institusi Polri secara keseluruhan.

“Satu orang berbuat pelanggaran, maka dampaknya bukan hanya kepada dirinya, tetapi kepada institusi dan seluruh anggota Polri. Oleh karena itu, hindari pelanggaran sekecil apa pun,” ungkap mantan Kappolrestabes Medan ini.

Kapolda juga memerintahkan seluruh pimpinan satuan kerja untuk aktif turun ke lapangan guna melakukan pengawasan melekat terhadap anggotanya.

“Untuk itu harus dilakukan pengecekan secara berlapis melalui prinsip cek, ricek, dan cek kembali, guna memastikan setiap pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tandas mantan Wakapolrestabes Bandung ini

Kapolda juga menginstruksikan seluruh personel tanpa terkecuali, agar mengemban dan mengoptimalkan fungsi pembinaan masyarakat (Binmas) serta fungsi deteksi dini.

“Hal ini dinilai sangat penting dalam menghadapi meningkatnya interaksi sosial masyarakat dan potensi gangguan kamtibmas ke depan,” katan mantan Kapolres Cianjur ni. (MT-04)