AMBON, MalukuTerkini.com – Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni mengingatkan seluruh personel Polda Maluku untuk terus bekerja dengan profesional dan ikhlas dalam melayani dan melindungi masyarakat dari gangguan Kamtibmas.

Hal itu ditegaskannya saat memimpin Apel Pagi Gabungan Personel pada minggu ke dua awal tahun 2026, yang digelar di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Tantui, Ambon, Senin (12/1/2026).

“Kami kembali mengingatkan kepada seluruh personel Polda Maluku untuk terus bekerja dengan profesional dan ikhlas dalam melayani dan melindungi masyarakat dari gangguan Kamtibmas,” tandas alumni Akaemi Kepolisian (Akpol) 1991 ini.

Kepada seluruh personel, Wakapolda meminta agar dapat terus meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi dibanding tahun 2025.

“Kepada personel Reserse maupun Reskrim agar segera di tingkatkan lagi kinerjanya dan segera selesaikan tunggakan kasus terkhusus kasus yang menonjol apalagi kasus kekerasan terhadap orang dan jiwa,” ungkap mantan Kepala Biro Operasional Polda Nusa Tenggara Barat ini.

Seluruh personel diingatkan untuk selalu berkoordinasi sehingga diharapkan tahun ini angka penyelesaian kasus bisa naik.

“Saat ini personel kita sudah tersebar ke beberapa lokasi untuk mengamankan konflik masyarakat, olehnya itu saya minta buat rekan pengemban intelijen agar di tingkatkan lagi giat monitoring dan penggalangannya untuk mengantisipasi terjadinya permasalahan baru,” tandas mantan Direktur Polairud Polda Sumatera Selatan ini.

Wakapolda mengakui kehadiran Polisi tidak akan disenangi pelaku kejahatan. Olehnya itu tingkatkan kewaspadaan dalam mengemban tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita Polisi ini sampai kapan pun tidak akan disenangi (pelaku kejahatan) sebab tugas kita memutus rantai kejahatan, begitu juga saat terjadi permasalahan kita akan berada di tengah dengan netral, namun saat kita melakukan tindakan yang terukur untuk membubarkan tauran atau bentrok maka pasti kita juga diprotes dan dituduh yang macam-macam,” ungkap mantan Direktur Polair Polda Banten ini.

Dikatakan, seluruh personel Polda Maluku harus menghindari setiap pelanggaran sekecil apapun.

“Saya minta kita tetap profesional dalam tugas dan hindari tindakan yang dapat merusak citra institusi, seperti berlaku aneh-aneh atau melakukan pungli yang merugikan masyarakat,” kata mantan Wakil Direktur Polair Polda Jawa Timur ini.

Selain bertugas secara profesional dan ikhlas, seluruh personel juga diingatkan terkait kejujuran.

“Saya minta agar kita semua selalu bekerja ikhlas dan jujur sesuai kewenangan kita masing-masing maka Insya Allah apa yang kita lakukan nantinya akan menjadi berkah bagi diri kita dan anak istri kita di rumah,” jelas mantan Kapolres Situbondo ini. (MT-04)