AMBON, MalukuTerkini.com – Personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Maluku bersama Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) memeriksa urine puluhan personel Polda Maluku.

Pemeriksaan urine tersebut dilaksanakan di Biddpropam Polda Maluku Kamis (15/1/2026). Sasaran pemeriksaan meliputi personel Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) dan personel Biro Operasi (Biro Ops) Polda Maluku.

Pemeriksaan dilakukan menggunakan Rapid Diagnostic Test (RDT) Multi Drug 6 In 1, yang mencakup deteksi terhadap enam jenis zat berbahaya, yakni amphetamine, benzodiazepine (BZO), cocaine, methamphetamine, morphine, dan THC.

Dari total 42 sampel urine yang diperiksa, seluruhnya menunjukkan hasil negatif.

Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol Indera Gunawan menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari langkah pengawasan internal yang berkelanjutan dan tidak bersifat insidental.

“Pemeriksaan urine ini merupakan bentuk komitmen Polda Maluku dalam menjaga disiplin, integritas, dan keteladanan personel. Pengawasan internal harus dimulai dari dalam, agar anggota Polri benar-benar bersih dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kegiatan ini baru kita mulai hari ini, dengan sasaran/objek pemeriksaan semua personil pada masing-masing Satuan Kerja dalam lingkup Polda Maluku, di mulai hari ini dengan Satuan Kerja Itwasda dan Biro Operasi (Roops), tambah Kabid Propam,” tandasnya.

Ia menegaskan, Bidang Propam akan terus bersinergi dengan fungsi pendukung lainnya untuk memastikan seluruh personel bebas dari penyalahgunaan narkoba serta pelanggaran etik lainnya.

Sementara itu, senada dengan Kabid Propam, Kabid Dokkes Polda Maluku  M Faizal Zulkarnaen menjelaskan pemeriksaan dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai standar medis yang berlaku.

“Pemeriksaan menggunakan alat Rapid Diagnostic Test Multi Drug 6 In 1 yang memiliki tingkat akurasi tinggi. Dari 42 sampel urine yang diperiksa, seluruhnya dinyatakan negatif. Ini menunjukkan kondisi personel yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” jelasnya/

Menurutnya, kegiatan deteksi dini ini juga merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga kesiapan fisik dan mental personel dalam menjalankan tugas kepolisian.

Polda Maluku menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan menyeluruh sebagai bagian dari strategi pencegahan, pengawasan, dan pembinaan internal, sejalan dengan kebijakan Polri dalam mewujudkan institusi yang Presisi, bersih, dan berintegritas. (MT-04)