AMBON, MalukuTerkini.com – Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menggelar Latihan Pra Operasi Pekat Salawaku 2026 dalam rangka cipta kondisi menjelang Bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M.
Latihan Pra Operasi Pekat Salawaku 2026 tersebut dipusatkan di Aula Mapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKBP Nur Rahman, Kabag Oerasi AKP Morlan Hutahean, Kabag SDM AKP Richard W Hahury serta para Kasat, Kasi, perwira, dan personel Polresta Ambon yang terlibat dan tersprin dalam Operasi Pekat Salawaku 2026.
Sebanyak 100 personel Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease dikerahkan dalam Operasi Pekat Salawaku 2026, yang akan difokuskan pada upaya pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan tertib.
Latihan Pra Operasi Pekat Salawaku 2026 ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kesiapan personel, serta mematangkan strategi dan langkah bertindak di lapangan agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan, sejumlah materi disampaikan oleh para pejabat terkait. Kabag Ops Polresta Ambon menyampaikan paparan mengenai situasi umum dan khusus, cara bertindak, struktur dan pembagian tugas, pentahapan operasi, dukungan sarana prasarana dan anggaran, serta sistem pengendalian.
Selanjutnya, Kasat Intelkam Polresta Ambon memaparkan dasar hukum, maksud dan tujuan operasi, perkembangan situasi kamtibmas pra, saat, dan pasca operasi, deteksi dini, serta target operasi.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Ambon menyampaikan materi terkait dasar hukum, target operasi, cara bertindak, serta kegiatan penyidikan.
Pada sesi diskusi dan pembulatan, pimpinan memberikan penekanan penting kepada seluruh personel bahwa Operasi Pekat Salawaku merupakan operasi kepolisian yang bertujuan menciptakan rasa aman dan tertib di tengah masyarakat, sehingga hasil dan dampaknya harus benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.
Seluruh personel ditekankan agar melaksanakan tugas secara humanis, profesional, dan proporsional, tanpa menunjukkan sikap arogan. Setiap personel diperbolehkan bersikap tegas dalam penegakan hukum, namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis serta menjunjung tinggi etika dan aturan yang berlaku.
Adapun sasaran utama Operasi Pekat Salawaku 2026 meliputi Premanisme; Peredaran dan konsumsi minuman keras (miras); Prostitusi; dan Penyakit masyarakat lainnya yang berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas. (MT-04)


Tinggalkan Balasan