AMBON, MalukuTerkini.com – Dalam rangka memastikan kinerja dan pelayanan publik tetap produktif selama ramadhan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku, Saiful Sahri melaksanakan rapat optimalisasi kinerja jajaran jelang bulan suci ramadhan, Rabu (18/2/2026).
Pertemuan yang dihadiri oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, dan Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum ini menekankan pentingnya menjaga ritme kerja agar tetap produktif meski sedang menjalankan ibadah puasa.
Dalam arahannya, Saiful Sahri menegaskan Ramadan bukan menjadi alasan untuk menurunkan standar pelayanan. Seluruh pegawai diminta tetap disiplin dalam mempertahankan capaian reformasi birokrasi yang telah diraih. Hal ini menjadi fondasi utama bagi peningkatan kualitas organisasi secara berkelanjutan di lingkungan Kanwil Kemenkum Maluku.
Terkait upaya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Saiful menginstruksikan penguatan tim Zona Integritas. Setiap progres harus disertai data dukung yang lengkap, dokumentasi yang valid, serta bukti kerja nyata di lapangan. Penataan sistem layanan dan estetika lingkungan kantor juga disebut sebagai poin krusial dalam penilaian profesionalisme.
Kebersihan lingkungan kerja turut menjadi sorotan utama dalam rapat tersebut. Pegawai diwajibkan menjaga kerapian ruang kerja dan fasilitas publik sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia Asri.
Selain itu, optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM) seperti pegawai PPPK dan peserta magang harus dilakukan secara maksimal guna membantu beban kerja organisasi sembari membina loyalitas serta kompetensi mereka.
Sisi publikasi dan responsivitas terhadap masyarakat juga diperkuat. Saiful meminta humas lebih aktif mengabarkan kinerja instansi kepada publik. Setiap keluhan masyarakat terkait layanan hukum harus direspons dengan cepat dan tuntas.
Di saat yang sama, kehadiran negara melalui penyuluhan hukum dan pos bantuan hukum harus lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas sesuai dengan target nasional.
Selain itu aspek akuntabilitas administrasi dan pengelolaan anggaran tidak luput dari perhatian. Saiful menekankan pentingnya tertib pelaporan dan koordinasi antarunit kerja untuk saling mengingatkan dalam kebaikan. Budaya kerja yang penuh semangat, solidaritas tim yang kuat, serta sikap tidak mudah mengeluh menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pekerjaan.
Saiful juga menginformasikan adanya penyesuaian jam kerja dan peniadaan apel sementara selama bulan Ramadan. Namun, ia kembali mewanti-wanti agar kebersihan, kualitas pelayanan, dan disiplin tetap terjaga demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi. (MT-04)


Tinggalkan Balasan