AMBON, MalukuTerkini.com – Gempa tektonik berkekuatan M5,0 terjadi di wilayah Laut Banda, Maluku, Kamis (26/2/2026) pukul 05.04 WIT.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,13° LS ; 131,02° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 199 km baratlaut Maluku Tenggara pada kedalaman 42 km,” ungkap Plt Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Kamis (26/2/2026).

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, katanya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Laut Banda.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik (oblique thrust fault).

Rahmat Triyono merincikan, berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Seram Bagian Timur dengan skala intensitas II – III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” rincinya. (MT-06)