AMBON, MalukuTerkini.com – Kapolda Maluku Dadang Hartanto menjenguk Datuk Letsoin, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pattimura (Unpatti) yang menjadi korban penikaman, Datuk Letsoin, di RSUP Johannes Leimena, Sabtu (28/2/2026) malam.
Kunjungan tersebut menegaskan kehadiran negara dalam menjamin hak korban atas perlindungan, pemulihan, dan keadilan, sekaligus memastikan lingkungan kampus tetap menjadi ruang aman bagi dunia pendidikan tinggi.
Langkah itu dilakukan Kapolda Maluku usai menggelar pertemuan bersama pimpinan Unpatti dan unsur terkait sebagai langkah antisipatif untuk meredam potensi eskalasi konflik serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan akademik.
Dalam suasana penuh empati, Kapolda Maluku menyampaikan rasa prihatin yang mendalam serta doa agar korban segera pulih dan dapat kembali melanjutkan aktivitas akademiknya.
Ia menegaskan penanganan perkara ini tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada aspek kemanusiaan dan perlindungan hak korban.
“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang bertanggung jawab memastikan hak korban terlindungi. Proses hukum terhadap pelaku akan kami tangani secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai ketentuan perundang-undangan,” tandas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini.
Kapolda juga mengimbau seluruh mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat luas untuk menahan diri serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama narasi yang berpotensi memecah persatuan dan mengganggu situasi kondusif di lingkungan kampus.
“Kampus adalah ruang intelektual, bukan arena kekerasan. Mari jaga ketenangan, kedewasaan, dan percayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum,” ungkap mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini.
Turut menjenguk Rektor Unpatti Prof Dr Fredy Leiwakabessy, Ketua MUI Provinsi Maluku, Wakil Ketua I MPH Sinode GPM, pejabat utama Polda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease serta DPM FEB Unpatti. (MT-04)




Tinggalkan Balasan