AMBON, MalukuTerkini.com – Ibarat langit dan bumi, begitu perbedan nilai ekspor antara Provinsi Maluku Utara dan ProvinsiMaluku periode Januari 2026.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat milai ekspor Provinsi Maluku Utara periode Januari 2026 naik 8,40 persen dibanding periode yang sama tahun 2025, yaitu dari US$1.076,64 juta menjadi US$1.167,08 juta.
Hal itu diungakkan Kepala BPS Provinsi Maluku Utara, Simon Sapary dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Senin (2/3/2026).
Ia merincikan, pada Januari 2026, dua komoditas mengalami peningkatan nilai ekspor dibanding Januari 2025, dengan peningkatan nilai ekspor tertinggi adalah Nikel (HS 75) meningkat sebesar US$86,68 juta (naik 24,31 persen) dan Bahan Kimia Anorganik (HS 28) sebesar US$54,26 juta (naik 132,13 persen).
“Sementara, Besi dan Baja (HS 72) mengalami penurunan sebesar US$43,57 juta (turun 6,48 persen) dibandingkan Januari 2025. Pada Januari 2026, ekspor dari Besi dan Baja (HS 72), Nikel (HS 75), serta Bahan Kimia Anorganik (HS 28) memberikan kontribusi 99,99 persen terhadap total ekspor,” rincinya.
Dari sisi pertumbuhan, katanya, ekspor tiga golongan barang tersebut naik 9,10 persen terhadap periode yang sama tahun 2025.
Disisi lain, nilai ekspor Provinsi Maluku pada Januari 2026 hanya mencapai US$ 5,22 juta yang berasal dari komoditas non migas.
“Komoditas non migas tersebut berasal dari kelompok ikan dan udang berupa ikan kerapu, ikan laut hidup, ikan hias hidup selain ikan air tawar dan udang beku,” ungkap Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Senin (2/3/2026).
Dirincikan, nilai ekspor Januari 2026 turun sekitar 66,92 persen dibandingkan nilai ekspor Maluku bulan Desember 2025 (US$ 15,76 juta yang berasal dari komoditas migas (bahan bakar) dan nonmigas (kelompok ikan dan udang serta lainnya).
“Perbandingan ekspor Maluku periode Januari 2026 terhadap Januari 2025 menunjukkan peningkatan sekitar 9,39 persen. Ekspor Maluku Januari 2026 senilai US$ 5,22 juta berasal dari kelompok ikan dan udang berupa tuna, kerapu, ikan laut dan kepiting (live crab). Ekspor Maluku Januari 2025 senilai US$ 4,76 juta juga berasal dari kelompok ikan dan udang,”ricinya. (MT-06)




Tinggalkan Balasan