AMBON, MalukuTerkini.com – Sejumlah pejabat akademik di jajaran Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Pattimura (Unpatti) dilantik.
Prosesi Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan para pejabat akademik tersebut dipimpin oleh Dekan Prof Dr Ir AE Pattiselanno MSi yang dipusat di Kampus FAPERTA Unpatti, Ambon, Kamis (5/3/2026).
Para pejabat akademik yang dilantik terdiri dari Ketua Jurusan Budidaya Pertanian dan Ketua Jurusan Peternakan antar waktu periode 2024–2028, Koordinator Program Studi Peternakan antar waktu periode 2025–2029, serta para Kepala Laboratorium Fakultas Pertanian periode 2026–2030.
Para pejabat akademik yang dilantik yaitu:
- Dr Abdul Karim Kilkoda SP MP (Ketua Jurusan Budidaya Pertanian)
- Ir Demianus Ferdinand Souhoka MP (Ketua Jurusan Peternakan)
- Ir Jusak Labetubun MP (Ketua Program Studi Peternakan)
- Prof Dr Ir Rafael Marthinus Osok MSc (Kepala Laboratorium Budidaya Pertanian)
- Prof Dr Fransina Sarah Latumahina SHut MP (Kepala Laboratorium Kehutanan)
- Prof Dr Ir Jeffrie Wattimena MP (Kepala Laboratorium Peternakan)
- Dr Ir Leunard Onisivorus Kakisina MSi (Kepala Laboratorium Sosial Ekonomi)
- Dr Sandriana Juliana Nendissa, SP MP (Kepala Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian)
Dekan FAPERTA Unpatti Prof Dr Ir AE Pattiselanno MSi dalam sambutannya menegaskan jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Sumpah jabatan yang telah diucapkan merupakan komitmen kepada Tuhan, sehingga harus dijaga dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh,” tandasnya.

Dikatakan, dalam menjalankan kepemimpinan, para pejabat yang baru dilantik tidak perlu berupaya menyenangkan semua pihak.
“Dinamika perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Sebagai pemimpin, tidak mungkin kita dapat menyenangkan semua orang. Yang terpenting adalah menjalankan tanggung jawab dengan benar sesuai sumpah jabatan yang telah diucapkan,” katanya.
Ia juga mengingatkan para pejabat akademik yang baru dilantik untuk memahami dengan baik tugas dan tanggung jawab masing-masing sebagaimana diatur dalam berbagai ketentuan dan pedoman organisasi.
“Pemahaman yang baik terhadap aturan tersebut dinilai penting agar setiap unit kerja dapat berjalan secara efektif dan terintegrasi,” ujar Guru Besar Ilmu Sosiologi Pedesaan ini.
Pattiselanno juga berharap para pimpinan jurusan, program studi, dan laboratorium dapat memperkuat kerja sama dan integrasi antarunit di lingkungan fakultas.
“Melalui koordinasi yang baik, berbagai program pengembangan akademik diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi kemajuan fakultas,” jelasnya. (MT-01)




Tinggalkan Balasan