AMBON, MalukuTerkini.com – Sebanyak 2.201 personel gabungan dikerahkan pada Operasi Ketupat 2026 guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Maluku.

Ribuan personil ini dikerahkan melalui  Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 dalam Rangka Pelayanan Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Apel berlangsung di Lapangan Chr Tahapary Polda Maluku, Tantui Ambon, Kamis (12/3/2026).

Bertindak sebagai pemimpin apel Gubernur Maluku didampingi Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Dankodaeral IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas serta Danlanud Pattimura Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto.

Ribuan personel tersebut merupakan gabungan dari unsur Polda Maluku, jajaran Polres/Polresta, serta berbagai pihak terkait yang turut bersinergi dalam pengamanan arus mudik maupun aktivitas masyarakat selama Lebaran.

Dari total kekuatan yang dikerahkan, sebanyak 252 personel berasal dari Polda Maluku, 1.696 personel dari Polres/Polresta jajaran, serta 637 personel dari pihak terkait yang meliputi unsur TNI, pemerintah daerah, dan instansi pendukung lainnya.

Selain menyiapkan personel, polisi juga mendirikan 78 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis di wilayah Maluku.

Pos tersebut terdiri dari 44 Pos Pengamanan, 24 Pos Pelayanan, dan 10 Pos Terpadu yang akan menjadi pusat koordinasi pelayanan serta pengamanan bagi masyarakat selama masa mudik hingga arus balik Lebaran.

Pengamanan juga difokuskan pada 1.353 lokasi strategis yang diperkirakan akan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Idulfitri. Lokasi tersebut meliputi 1.256 masjid, 380 lokasi pelaksanaan Shalat Idulfitri, 88 tempat wisata, 41 pelabuhan, 10 bandara, serta 32 pusat perbelanjaan dan sejumlah lokasi pasar.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Idulfitri, mulai dari ibadah, arus mudik, hingga kegiatan masyarakat di tempat publik, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Operasi Ketupat sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun menjelang Hari Raya Idulfitri guna menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. (MT-04)