AMBON, MalukuTerkini.com – Kebangkitan Yesus Kristus harus terus menjadi spirit yang menggerakkan jemaat untuk melangkah maju.

Hal itu ditegaskan Pendeta Ruth Saiya dalam khotbahnya saat melayani ibadah Perayaan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) di Gereja Maranatha, Ambon, Senin (6/4/2026).

“Kebangkitan Kristus itu harus terus menjadi spirit yang menggerakkan kita untuk melangkah maju; tidak takut, tidak gentar, tidak khawatir, tidak berhenti pada pertanyaan-pertanyaan yang mungkin saja menghentikan langkah kita, menghentikan semangat kita, menghentikan daya juang kita, harapan kita bagi rumah tangga kita, bagi pekerjaan, bagi kota ini,” tandasnya.

Pendeta Ruth Saiya menegaskan kebangkitan Yesus Kristus bukan sekadar peringatan teologis, melainkan kekuatan nyata yang menghalau rasa takut dan kekhawatiran dalam menghadapi dinamika hidup.

Ia juga mengajak jemaat untuk merefleksikan seluruh kerja keras, pengorbanan, dan pelayanan yang telah dilakukan, baik dalam lingkup keluarga, pekerjaan, maupun pengabdian bagi daerah dan negara.

“Seringkali manusia merasa lelah atau bertanya-tanya apakah jerih payah membuahkan hasil. Sesungguhnya tidak ada kebaikan yang sia-sia. Sesungguhnya tidak ada pengorbanan yang sia-sia. Mungkin tidak semua orang memberi apresiasi atau pujian, sebab pengorbanan dan kebangkitan Yesus pun sempat disangsikan,” ungkapnya.

Dikatakan, setiap posisi atau jabatan yang dipegang oleh seseorang saat ini memiliki nilai di mata Tuhan. Tidak ada peran yang dianggap terlalu kecil jika dilakukan dengan spirit kebangkitan.

“Setiap orang dengan spirit kebangkitan Kristus mestinya menyatakan dalam dirinya: ‘hidup saya akan berarti hari ini’. Jika Tuhan percayakan kita mengabdi, walaupun mungkin tidak dianggap orang, itu tidak akan menjadi sia-sia,” katanya.

Mengakhiri khotbahnya, ia berpesan agar kuasa kebangkitan Yesus Kristus mewujud dalam tanggung jawab harian melalui kata dan perbuatan.

“Paskah tahun ini diharapkan menjadi momentum bagi warga kota Ambon untuk terus berdaya dan menjadi saksi kebaikan di mana pun mereka ditempatkan,”ujarnya.

Sebagaimana diketahui Tema Perayaan Perayaan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) Gereja Protestan Maluku (GPM) tahun ini yaitu “Kebangkitan Kristus Memberdayakan Gereja Rumah Tangga Semakin Beriman dan Sejahtera”. (MT-01)