SAUMLAKI, MalukuTerkini.com – Warga Desa Watmuri, Kecamatan Nirunmas, Kabupaten Kepulauan Sefnat Lartutul (28) diterkam buaya saat mencari ikan , Sabtu (11/4/2026) malam.

Korban yang berprofesi sebagai nelayan itu berangkat ‘bameti’ bersama rekannya, Onisimus Samangun, sekitar pukul 21.30 WIT di perairan depan desa tersebut.

Keduanya mencari ikan di perairan dangkal dengan kedalaman setinggi dada orang dewasa.

Menurut keterangan keluarga korban, Marco Salaka, saat kejadian korbam telah berhasil menangkap beberapa ekor ikan dan menggantungnya di ujung tombak.

Namun tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba muncul dan langsung menyerang korban.

“Korban awalnya dihajar buaya dengan ekornya hingga jatuh ke dalam air, lalu buaya langsung menerkam bagian kepala korban. Saat itu korban berusaha melawan dan menahan gigitan dengan tangan kirinya,” ungkap Marco.

Pertarungan sengit antara korban dan buaya sempat terjadi di dalam air. Rekannya, Onisimus Samangun, yang saat itu sedang menyelam, kemudian menyorotkan senter yang terpasang di kepalanya ke arah korban dan buaya.

Sorotan cahaya tersebut diduga membuat buaya melepaskan korban dan akhirnya kabur ke laut yang lebih dalam.

Korban yang mengalami luka parah kemudian dievakuasi oleh warga ke RSUD PP Magreti Saumlaki guna mendapatkan penanganan medis.

Kendati harus menempuh jarak yang cukup jauh, nyawa korban berhasil diselamatkan. Walau begitu akibat luka serius, tim medis terpaksa melakukan amputasi pada tangan kiri korban. Selain itu, korban juga mengalami luka robek cukup parah di bagian kepala.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di ruang High Care Unit (HCU) RSUD PP Magreti Saumlaki.

Peristiwa ini menjadi yang pertama kali terjadi di Desa Watmuri. Warga setempat mengaku terkejut, mengingat selama ini perairan pantai kampung tersebut dikenal relatif aman dari serangan buaya. (MT-06)