AMBON,MalukuTerkini.com – Sebanyak 2.731 atlet yang berasal 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara Tahun 2026 berlangsung Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara.
Mengusung jargon “Maluku Utara Bangkit Juara”, pesta olahraga terbesar di Malut ini mempertandingkan 27 cabang olahraga.
Ke-27 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porprov V/2026 Maluku Utara ini meliputi Balap Motor, Atletik, Sepatu Roda, Petanque, Bulu Tangkis, Muay Thai, Taekwondo, Tenis Meja, Tenis Lapangan, Karate, Pencak Silat, Menembak, Tinju, Kempo, Catur, Bola Voli, Bola Basket, Biliar, Sepak Bola, Futsal, Wushu, Balap Sepeda, Panjat Tebing, Sepak Takraw, Selam, e-Sport dan Hapkido.
Upacara pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara Tahun 2026 berlangsung di Stadion Utama Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (9/6/2026).

Berbagai pertunjukan seni budaya yang disajikan secara kolosal berhasil memikat ribuan pasang mata penonton yang memadati stadion.

Acara diawali dengan penampilan tarian Cakalele sebagai tarian selamat datang khas Bumi Moloku Kie Raha. Kemeriahan berlanjut dengan kolaborasi tarian kolosal spektakuler yang melibatkan seribu penari lokal, disusul atraksi budaya serta defile dari kontingen seluruh daerah yang sukses membius para pengunjung.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, hadir langsung didampingi Ketua KONI Malut Sarbin Sahe, Bupati Halmahera Utara, Wakil Ketua I KONI Pusat Bidang Pembinaan Prestasi Mayjen TNI (Purn) Suwarno, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan daerah dan Ketua KONI dari 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara.
Ditandai dengan gemuruh tepuk tangan penonton yang membahana di Stadion Utama, Gubernur Sherly secara resmi membuka jalannya Porprov V Malut 2026. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras menyukseskan gelaran akbar ini.
“Di sini, secara seksama kita akan menyaksikan atlet-atlet bertalenta terbaik Maluku Utara bertanding dengan jujur dan adil untuk memperebutkan status juara umum,” ujar Gubernur Sherly.
Ia berharap pelaksanaan Porprov tidak hanya sekadar mengejar target kemenangan semata. Lebih dari itu, ajang ini harus menjadi instrumen kurasi yang mendalam terhadap bakat-bakat daerah untuk dipersiapkan secara matang menuju PON.
“Bagi yang menang jangan berbesar hati, dan bagi yang belum berhasil jangan berkecil hati. Tetap junjung tinggi sportivitas di atas lapangan, karena pada prinsipnya torang semua basudara (kita semua bersaudara),” ungkapnya. (MT-01)
