AMBON, MalukuTerkini.com — Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar Artificial Intelligence Training sebagai langkah strategis membekali para mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah On-Going Tahun 2026 agar mampu beradaptasi dengan disrupsi teknologi digital global.
Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi berskala besar antara Unpatti, AI Ignition Indonesia, Kumpul, dan Grasberg Academy yang dirancang untuk melahirkan lulusan unggul yang responsif terhadap kebutuhan industri modern.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Unpatti, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd menjelaskan perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), telah merombak total berbagai sendi kehidupan manusia.
Hal itu dijelaskan Kubangun saat oembukaan Artificial Intelligence Training di Ambon, Kamis (16/7/2026).
Dijelaskan, transformasi ini tidak hanya mengubah cara masyarakat belajar dan bekerja, melainkan juga menyentuh aspek fundamental lainnya seperti metode penelitian, sistem pelayanan publik, hingga proses pengambilan keputusan strategis di berbagai tingkatan organisasi.
“AI bukan lagi teknologi masa depan, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Karena itu, mahasiswa harus mampu memahami dan memanfaatkannya secara tepat sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi global,” jelasnya.
Kubangun memaparkan bagi generasi muda saat ini, penguasaan terhadap teknologi kecerdasan buatan bukan lagi sekadar pilihan alternatif atau nilai tambah normatif. Penguasaan tersebut telah menjelma menjadi sebuah kebutuhan mutlak demi mendukung efektivitas proses pembelajaran serta akselerasi pengembangan kompetensi diri mahasiswa di era digital.

“Namun demikian, pemanfaatannya harus dilakukan secara bertanggung jawab tanpa menghilangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta integritas akademik mahasiswa,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen kuat Unpatti untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya cemerlang dari segi capaian akademis di atas kertas.
“Unpatti berkomitmen penuh dalam mengasah keterampilan praktis para mahasiswa agar memiliki kompetensi konkret yang relevan dengan dinamika kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dunia industri, serta percepatan inovasi teknologi modern saat ini. Kemampuan memanfaatkan AI secara tepat akan menjadi salah satu keunggulan kompetitif yang harus dimiliki setiap lulusan Unpatti dalam menghadapi persaingan global,” tandasnya.
Ia juga menaruh harapan besar agar seluruh mahasiswa peserta pelatihan memanfaatkan momentum berharga ini dengan penuh kesungguhan dan kedisiplinan tinggi.
“Kami berharap pengetahuan teoritis maupun keterampilan praktikal yang diperoleh selama pelatihan dapat langsung diimplementasikan secara nyata dalam proses perkuliahan sehari-hari, riset ilmiah, serta penciptaan ragam inovasi yang membawa dampak kemaslahatan langsung bagi masyarakat luas sekaligus mendongkrak mutu lulusan Unpatti secara keseluruhan,” ungkapnya.
Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari Grasberg Academy, yakni Managing Partner Grasberg Academy sekaligus Program Associate di Apple Developer Institute for Entrepreneurship, Eviliana Wattopa, serta dihadiri oleh para Wakil Rektor di lingkungan Unpatti dan para mahasiswa penerima KIP Kuliah On-Going Tahun 2026. (MT-01)
