AMBON, MalukuTerkini.com – Mengawali tugas perdana sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku, Farida Wahid langsung bergerak cepat memacu kinerja jajaran Kehumasan.

Langkah ini diambil untuk menyamakan persepsi demi mewujudkan transformasi kinerja Humas dalam menyajikan informasi kepada masyarakat, Senin (12/10/2026).

Dalam arahannya, Farida menekankan bahwa Humas adalah ujung tombak yang menentukan citra positif kementerian Hukum Maluku di mata publik.

Oleh karenanya, ia menuntut transformasi kinerja yang lebih inovatif, kreatif, dan kolaboratif. Penyegaran total wajib dilakukan pada konten media sosial internal serta media massa yang terikat PKS.

Farida juga menegaskan pentingnya mengoptimalkan kerja sama dengan media mitra tersebut guna memastikan program kerja pemerintah tersampaikan dengan lebih masif dan efektif.

“Saya sangat mengapresiasi dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan oleh jajaran humas selama ini. Namun, ke depan kita harus melangkah lebih jauh dengan menghadirkan inovasi-inovasi baru serta mengoptimalkan seluruh potensi kerja. Konten publikasi harus dikemas lebih segar dan informatif agar masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari setiap layanan dan capaian kinerja yang kita lakukan,” ungkap Farida.

Guna memastikan informasi berjalan optimal, Farida juga membawa terobosan baru dengan mewajibkan setiap divisi memiliki fungsi kehumasan sendiri. Petugas humas di masing-masing divisi ini nantinya bertugas menghimpun materi publikasi di lingkup kerja mereka, untuk kemudian diserahkan langsung ke bagian humas kantor wilayah selaku kompilator utama yang menyaring, menyusun, dan merilis berita ke publik.

Selain itu, Farida menegaskan pentingnya aspek kolaboratif dalam sistem kerja kehumasan. Ia menginstruksikan adanya koordinasi dan sinergi yang kuat antara Bagian Kehumasan dan seluruh divisi. Dukungan data yang akurat dan tepat waktu dari setiap unit kerja harus tersaji secara cepat dan valid tanpa ada yang terlewat. (MT-04)