AMBON, MalukuTerkini.com – ID Survey Group menggelar ‘ID Survey Goes to Campus di Universitas Pattimura (Unpatti), Kamis (11/12/2025).

ID Survey Goes to Campus Unpatti bertujuan untuk memperkenalkan peran, layanan, dan peluang pengembangan karier di lingkungan IDSurvey kepada sivitas akademika, IDSurvey adalah holding BUMN yang bergerak di bidang jasa survei, inspeksi, klasifikasi, sertifikasi, dan layanan testing/inspeksi.

Rektor Unpatti, Prof Dr Fredy Leiwakabessy MPd dalam sambutanya mengatakan perkembangan teknologi dan perubahan struktur kebutuhan dunia usaha serta dunia industri berlangsung sangat cepat, sehingga institusi pendidikan tinggi sering kali tertinggal apabila hanya mengandalkan teori dan praktik dasar dalam perkuliahan.

“Kemitraan dengan industri menjadi bentuk nyata penguatan mutu lulusan melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi profesi, dan pemahaman langsung mengenai kebutuhan dunia kerja,” katanya.

Dijelaskan, generasi muda harus dibekali tidak hanya dengan kecerdasan akademik, tetapi juga semangat kompetitif, kreativitas, inovasi, inisiatif, serta karakter yang kuat.

“Kemampuan teknis yang diperkuat dengan sertifikasi akan memberi peluang lebih besar bagi lulusan untuk memasuki perusahaan-perusahaan besar dan berdaya saing tinggi,” jelasnya.

Kesempatan ini, katanya, merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri dengan kompetensi dan karakter yang baik.

Sementara itu, Kepala Unit PJSL PT IDSurvey (Persero), Arif Bijaksana Prawira Negara, dalam kesempatan tersebut menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan oleh IDSurvey Group, yang terdiri dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT Sucofindo (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero), merupakan wujud kepedulian perusahaan dalam berbagi dan memberikan pendampingan bagi mahasiswa Unpatti, sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tinggi.

“Melalui sesi sharing bersama mahasiswa, kami berupaya menggali kebutuhan sivitas akademika, khususnya yang berkaitan dengan penguatan kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja.” Jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, menurutnya, ID Survey Group memperkenalkan tiga skema beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa Unpatti.

Beasiswa pertama difokuskan pada dukungan biaya pendidikan melalui pembayaran UKT, sebagai upaya membantu mahasiswa menyelesaikan studi tanpa hambatan finansial.

Skema kedua berupa beasiswa pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis mahasiswa, terutama pelatihan keterampilan yang berkaitan dengan kesiapan menghadapi tantangan di dunia industri serta kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah Maluku, termasuk di Saumlaki dan Ambon.

Sementara itu, skema beasiswa ketiga ditujukan untuk membantu mahasiswa pada tahap penyusunan tugas akhir sehingga mereka dapat menyelesaikan studi dengan lebih optimal.

Melalui kegiatan ini, katanya, ID Survey Group berharap mampu membangun hubungan yang konstruktif dengan mahasiswa serta mendorong terwujudnya integrasi antara dunia pendidikan dan dunia industri.

“Dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman, pengetahuan, dan gambaran yang komprehensif bagi mahasiswa mengenai dinamika dunia kerja. Dengan demikian, mahasiswa Unpatti tidak hanya dibekali teori, tetapi juga kesiapan praktis yang akan menjadi bekal penting ketika mereka memasuki lingkungan professional,” katanya. (MT-01)