AMBON, MalukuTerkini.com – Ambon Sailing Community (ASC) bersama Dinah Beach Cruising Yacht Association Incorporated (DBCYAI) serta Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX bakal menggelar Lomba Layar bertajuk ‘Darwin-Banda Yacht Race 2026’.

Event perdana ini akan berlangsung pada Minggu pertama Agustus 2026. Para pelayar akan start race dari Darwin – Australia Utara dan finish di Banda Neira – Maluku. Rute ini sejauh 400 Nautical Mille (NM)

Mengawali lomba tersebut, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Ketua ASC Gaspar Nikolaas Tulalessy dan Komodor DBCYAI Adam Gollow secara virtual, Rabu (28/1/2026).

Penandatanganan PKS dilakukan Ketua ASC Gaspar Nikolaas Tulalessy di Ambon disaksikan Konsul Jenderal Australia di Makassar Todd Dias, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Maluku Affandy Hasanusi, Kadis Teritorial Kodaeral IX Ambon Letkol Laut Franky Akihary dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Achmad Jais Ely.

Sementara Komodor DBCYAI Adam Gollow menandatangani PKS di Darwin disaksikan Claire Hall (General Manager Northern Territory Australian Sailing), Kate Helen (Deputy Director Australia-Indonesia Business Cpuncil), Bagus Hendraning Kobarsih (Konsul Republik Indonesia Untuk Northern Territory) serta Gina Fadilla (Konsul Penerangan, Sosial dan Budaya pada Konsulat Republik Indonesia Untuk Northern Territory).

Ketua ASC Gaspar Nikolaas Tulalessy menjelaskan kedua pihak bersepakat menggelar event ini guna mendorong kerja sama dan kemajuan dalam olahraga layar dan hubungan budaya antara DBCYAI dan ASC.

“Khusus di Maluku, ‘Darwin-Banda Yacht Race 2026’ juga didukung oleh KodaeralIX: Pemerintah Provinsi Maluku, Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Maluku; Kantor Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Maluku; Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Maluku; Pusat Karantina Hewan, Ikan dan Tanaman Maluku (Karantina Maluku); Basarnas Ambon; Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Ambon;  Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XX, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Ambon; Kantor Imigrasi Kelas I Ambon; Pemerintah Kecamatan Banda dan unsur-unsur Muspika,” jelasnya.

Sementara itu Komodor DBCYAI Adam Gollow mengatakan pasca penandatangani PKS ijni maka kedua pihak akan makin intensif bekerja untuk menyelenggarakan event dimaksud.

“Kedua pihakakan terus membangkitkan minat pemilik dan kapten kapal layar untuk berpartisipasi dalam beberapa divisi yang ditentukan setiap tahun oleh Komite Kompetisi,”  katanya.

Konsul Jenderal Australia di Makassar Todd Dias pada kesempatan tersebut mengapreasisi langkah kerja sama antara ASC dan DBCYAI yang membuka rute baru lomba layar yang menghubungkan kedua negara.

“Saya sangat mengapresiasi kerja sama ini. Memang selama ini sudah ada beberapa yacht race maupun yacht rally yang menghubungkan Australia dan Maluku, namun ASC dan DBCYAI menambah lagi satu rute baru antara Darwin dan Banda sebagaimana keinginan dan minat dari para pelayar,” katanya.

Todd Dias optimis para peserta Darwin-Banda Yacht Race akan terus bertambah dari tahun ke tahun karena daya tarik Banda yang luar biasa. (MT-01)