AMBON, MalukuTerkini.com – Sebanyak 83 desa ditetapkan sebagai lokasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler Angkatan 52 Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026.

“Pada lokasi-lokasi tersebut para mahasiswa akan mengimplementasikan program prioritas sehingga berdampak sesuai dengan tema besar, ditambah satu kelompok KKN kolaborasi bersama PMI Ambon serta tiga kelompok KKN tematik berbasis program yang telah diusulkan,” ungkap Wakil Ketua Pengelola KKN Unpatti, Dr Semuel P Ritiauw SPd MPd dalam laporannya saat Pembekalan Mahasiswa Program KKN Angkatan 52 Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026 yang dipusatkan di Student Center FKIP Unpatti, Ambon, Rabu (1/4/2026).

Dikatakan, para mahasiswa KKN tahun ini akan ditempatkan pada wilayah Kota Ambon dan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

“Penempatan di Kota Ambon dibatasi hanya untuk mahasiswa tertentu dengan pertimbangan khusus,” katanya.

Menurutnya, dalam pengembangan inovasi, pelaksanaan KKN tahun ini juga didukung oleh sistem digital melalui aplikasi SipKKN yang dikembangkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Melalui sistem ini, seluruh proses mulai dari pendaftaran, pelaporan, hingga penilaian dilakukan secara terintegrasi.

“Program KKN tahun ini turut melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku, serta Kantor Wilayah Kementerian Hukum. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat implementasi program di lapangan, khususnya dalam pengembangan UMKM desa dan peningkatan literasi hukum Masyarakat, sehingga mahasiswa juga diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait isu-isu strategis, seperti pengelolaan keuangan desa dan pemahaman terhadap regulasi hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Ia berharap, Unpatti mampu untuk terus mencetak mahasiswa yang adaptif, inovatif, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di Provinsi Maluku.

Pembekalan tersebut diikuti 1.593 mahasiswa peserta program KKN Angkatan 52 Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026 dan 30 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). (MT-01)