BULA, MalukuTerkini.com – SD Negeri 4 Siritaun Wida Timur menjadi salah satu sekolah yang mendapatkan perhatian pemerintah melalui Program Revitalisasi Sekolah Dasar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan gedung sekolah serta peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran.

Program revitalisasi sekolah dilaksanakan untuk memperbaiki fasilitas pendidikan, terutama bagi sekolah yang membutuhkan pembenahan bangunan dan sarana pendukung.

Program ini memprioritaskan sekolah yang berada di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T), daerah terdampak bencana, serta sekolah dengan kondisi bangunan yang mengalami kerusakan.

Kepala SDN 4 Siritaun Wida Timur Hajar Rumalas merincikan pembangunan fasilitas sekolah dilakukan secara bertahap terhadap ruang kelas 1, 2 dan 3 merupakan bangunan yang telah berdiri sejak tahun 2008, sedangkan ruang kelas 4, 5, dan 6 merupakan bantuan pembangunan dari pemerintah kabupaten.

“Pada tahun 2026, SDN 4 Siritaun Wida Timur kembali mendapatkan bantuan melalui Program Revitalisasi Sekolah Dasar. Bantuan tersebut difokuskan pada perbaikan dan peningkatan fasilitas sekolah, di antaranya renovasi enam ruang kelas, pembangunan atau perbaikan ruang perpustakaan, fasilitas toilet, serta penataan lingkungan sekolah melalui pemasangan paving blok,” rinci Rumalas kepada malukuterkini.com, Rabu (22/7/2026).

Dijelaskan sejak tahun 2008 beberapa bangunan sekolah telah mengalami perbaikan, namun masih terdapat sejumlah bagian bangunan dan fasilitas yang membutuhkan perhatian lebih lanjut agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara maksimal.

“Walaupun sudah ada bantuan renovasi, masih terdapat beberapa kebutuhan yang harus diperhatikan agar fasilitas sekolah semakin baik dan dapat menunjang proses belajar mengajar bagi siswa maupun guru,” jelasnya.

Saat ini, katanya, fasilitas yang tersedia di sekolah tersebut meliputi enam ruang kelas, satu ruang perpustakaan, fasilitas toilet, serta lingkungan sekolah yang mulai ditata melalui pemasangan paving blok.

“Penataan lingkungan tersebut diharapkan dapat memberikan suasana belajar yang lebih nyaman, bersih, dan aman bagi seluruh warga sekolah,” katanya.

Kendati demikian, ia mengaku masih terdapat sejumlah fasilitas pendukung pendidikan yang belum tersedia secara maksimal.

“Beberapa kebutuhan yang masih menjadi perhatian antara lain laboratorium IPA, ruang komputer, ruang UKS, ruang guru, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Harapan kami ke depan, di tahun-tahun berikutnya ada bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan fasilitas sarana dan prasarana di SDN 4 Siritaun Wida Timur, karena masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi,” ungkapnya.

Selain kebutuhan fasilitas pembelajaran, jelasnya, pembangunan pagar sekolah juga menjadi salah satu prioritas yang sangat diharapkan pihak sekolah.

“Lokasi sekolah berada tepat di depan jalan lintas kendaraan umum bahkan aktivitas masyarakat keluar masuk lingkungan sekolah juga masih cukup bebas. Kondisi tersebut dapat memengaruhi keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar. Dengan adanya pagar sekolah, lingkungan pendidikan diharapkan menjadi lebih tertib, aman, dan dapat memberikan perlindungan lebih baik bagi siswa maupun tenaga pendidik,” jelasnya. (MT-07)