AMBON, MalukuTerkini.com – Warga Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, digegerkan dengan penemuan jasad seorang anak laki-laki berusia tiga tahun (balita) di salah satu sungai di wilayah tersebut, Minggu (11/10/2026) malam.
Korban yang diketahui bernama Alsio Sakeus itu ditemukan sekitar pukul 23.30 WIT dalam kondisi mengapung di sungai dan tersangkut di bebatuan saat air sedang surut.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janet Luhukay kepada malukuterkini.com, Senin (12/10/2026) menjelaskan, penemuan jasad korban bermula ketika sejumlah remaja sedang mengumpulkan pasir di sungai untuk dijual.
“Saat itu, salah seorang remaja bernama Sandi Janyaan melihat sosok yang diduga jasad manusia mengapung dan tersangkut di bebatuan,” jelasnya.
Dikatakan, remaja tersebut kemudian memanggil teman-temannya untuk memastikan temuannya.
“Setelah mendekati lokasi, mereka terkejut melihat jasad seorang anak laki-laki dan langsung berteriak meminta pertolongan warga. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga BTN Passo Indah yang kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad korban ke tempat tinggal keluarganya di kawasan Lorong PLN, keluarga Parera, Negeri Passo,” katanya.
Sekitar pukul 01.42 WIT, menurutnya, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Ambon untuk menjalani pemeriksaan medis.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan dokter Thristy Tandililing, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter juga memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari enam jam sebelum pemeriksaan,” ungkapnya.
Dijelakan, pihak keluarga akan membawa korban ke Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat, guna dimakamkan. (MT-04)

