CHICAGO, MalukuTerkini.com – Nama Maluku bergema di jalanan Chicago, Amerika Serikat, Minggu (11/10/2026). Teriakan itu ditujukan kepada Stanley Ferdinandus, anak Maluku sekaligus pendiri Yayasan Heka Leka di Ambon, yang tengah berlari di Bank of America Chicago Marathon 2026.
Chicago adalah maraton kelas dunia (Abbott World Marathon Majors) keempat bagi Stanley, setelah Berlin 2023 serta Tokyo dan Sydney 2025. Lomba ini juga menjadi kali pertama ia menginjakkan kaki di Amerika Serikat.
Chicago Marathon tahun ini, edisi ke-48, diikuti sekitar 55.000 pelari, jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah lomba tersebut. Mereka berasal dari lebih dari 100 negara dan seluruh 50 negara bagian Amerika Serikat, terpilih dari lebih dari 200.000 pendaftar. Stanley menjadi salah satu pelari yang membawa nama Indonesia, khususnya Maluku, di antara puluhan ribu peserta itu.
“Karena Maluku, saya berlari. Karena Maluku, saya bisa menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Amerika,” ujar Stanley kepada malukuterkini.com, Senin (12/10/2026).
Stanley datang dengan persiapan paling serius sepanjang perjalanan larinya. Namun di kilometer 11, tubuhnya tidak lagi mengikuti rencana. Lebih dari 30 kilometer tersisa ia tempuh dengan menyesuaikan diri.
Yang membuatnya bertahan adalah sambutan warga Chicago. Sepanjang rute, warga bertepuk tangan, memutar musik, membentangkan poster, dan menawarkan makanan serta minuman. Banyak dari mereka membaca tulisan “Maluku” di jersinya, lalu meneriakkannya berulang kali.
“Sederhana, tapi itu memberi saya kekuatan untuk terus berlari. Energi warga Chicago yang membawa saya ke garis finis,” katanya.
Stanley mengakui hasil di Chicago tidak sesuai harapannya, namun ia memaknainya sebagai pelajaran.
“Kerja keras tidak selalu terbayar di hari yang kita inginkan. Kadang ia terbayar dalam bentuk lain: kerendahan hati, penerimaan, dan rasa syukur,” tuturnya. “Dari tanah yang dulu dicari dunia karena rempahnya, saya belajar bahwa kita tidak pernah kecil. Kita hanya perlu terus melangkah dan terus berjuang.”
Dengan Chicago, Stanley telah menuntaskan tiga dari enam maraton syarat medali Six Star, penghargaan bagi pelari yang menyelesaikan maraton Tokyo, Boston, London, Berlin, Chicago, dan New York. Jika Boston, London, dan New York berhasil ia tuntaskan, Stanley akan menjadi orang Maluku pertama peraih Six Star.
Larinya di Chicago juga ia dedikasikan untuk kampanye Literasi Kepulauan bersama Jelajah Rempah dan Yayasan Heka Leka, yang mendukung pembangunan perpustakaan di pulau-pulau Maluku. Kampanye ini berlanjut ke Jelajah Rempah di Ambon pada 5 Desember 2026 di kota Ambon. Masyarakat Maluku diajak ikut ambil bagian. (MT-01)

