oleh

Pangdam Pattimura & Kapolda Maluku Cek Kesiapan Pengamanan Pemilu

-Keamanan-310 views

AMBON – Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq dan Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa mengecek kesiapan personil TNI-Polri yang dilibatkan dalam pengamanan Pemilu 2019.

Pengecekan tersebut dilakukan dalam bentuk Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu 2019 tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Polda Maluku, Tantui, Ambon, Jumat (22/3/2019).

Apel digelar untuk mengecek kesiapan TNI, Polri dan komponen masyarakat dalam rangka pengamanan kampanye terbuka dan pemungutan suara Pemilu 2019.

Berbeda dengan apel-apel sebelumnya, kali ini apel dipimpin bersama oleh Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq dan Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa.

Keduanya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga bersama-sama memeriksa personel. Bahka keduanya juga secara berurutan membaca sambutan tertulis Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

Menko Polhukam dalam sambutannya yang dibacakan Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan dalam tahapan Pemilu 2019 ini muncul berbagai kerawanan seperti menyebarnya berita bohong atau hoax dan meningkatnya politik identitas disamping kerawanan-kerawanan lainnya.

“Berita-berita hoax atau berita bohong yang disampaikan terutama melalui media social, tentunya memiliki tujuan politis yaitu dipakai sebagai alat untuk menyingkirkan lawan politik sehingga menyebabkan demokrasi menjadi tidak sehat serta merusak persatuan dan kesatuan,” katanya.

Menurut Menko Polhukam dalam sambutannya itu, dengan semakin menguatnya politik identitas menggunakan isu-isu SARA, telah menjadi salah satu strategi bagi pihak-pihak tentu yang tidak bertanggung jawab dalam memenangkan konstelasi Pemilu, sehingga menyebabkan disintegrasi bangsa dan hilangnya rasionalitas dalam menentukan pilihan politiknya

“Penyebaran berita hoax dan menguatnya politik identitas dalam ajang Pemilu 2019 merupakan bentuk lain dari teror kepada masyarakat karena mempengaruhi kondisi psikologis rakyat Indonesia sehingga kepada para pelakunya harus diambil langkah hukum yang tegas,” tandasnya.

Hadir juga dalam apel tersebut Komandan Lantamal IX Ambon Laksma TNI Antongan Simatupang, Kepala BIN Daerah Maluku Brigjen TNI Khairully, Wakapolda Maluku Brigjen Pol Teguh Sarwono, Komandan Lanud Pattimura Kolonel Pnb Antariksa Anondo dan Sekkot Ambon AG Latuheru. (MT-04)

Komentar

News Feed