Sekilas Info

BPS: Ekonomi Provinsi Maluku Triwulan I 2019 Tumbuh 6,32 Persen

Ilustrasi

AMBON – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Provinsi Maluku triwulan I-2019 dibanding triwulan I-2018 (y-on-y) tumbuh 6,32 persen.

“Pertumbuhan didukung oleh hampir semua lapangan usaha kecuali pertambangan dan penggalian yang mengalami kontraksi sebesar 4,75 persen. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh jasa keuangan dan asuransi sebesar 12,29 persen; diikuti oleh lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 8,44 persen dan konstruksi sebesar 7,99 persen,” jelas Kepala BPS Provinsi Maluku Dumangar Hutauruk di Ambon, Senin (6/5/2019).

Menurutnya, struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Maluku menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan I-2019 tidak menunjukkan perubahan yang berarti.

“Lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan; lapangan usaha admintsrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib; dan lapangan usaha perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil sepeda-motor masih mendominasi PDRB Provinsi Maluku di triwulan I-2019. Jika dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Maluku triwulan I-2019 (y-on-y), Lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,56 persen; diikuti lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 1,34 persen; dan lapangan usaha perdagangan sebesar 1,17 persen,” rincinya.

Dari sisi pengeluaran, kata Hutauruk, pertumbuhan ekonomi triwulan I-2019 terhadap triwulan I-2018 (y-on-y) terjadi pada beberapa komponen pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga  (LNPRT) sebesar 8,82 persen; diikuti oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 7,37 persen dan pembentukan modal tetap bruto sebesar 5,46 persen.

“Struktur PDRB Provinsi Maluku menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku triwulan I-2019 masih didominasi oleh Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga yang mencakup lebih dari separuh PDRB Provinsi Maluku. Komponen lainnya yang memberikan peran besar terhadap PDRB secara berturut-turut adalah Pengeluaran Konsumsi Pemerintah, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), Ekspor Luar Negeri dan Impor Luar Negeri. Sedangkan peranan Komponen Pengeluaran LNPRT dan Perubahan Inventori relatif kecil,” ungkapnya.  (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!