Sekilas Info

500 Prajurit Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti Tiba di Ambon

SATGAS OPERASI PENGAMANAN DAERAH RAWAN - Kepala Staf Kodam XVI Pattimura Brigjen TNI Asep Setia Gunawan memeriksa personel Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus 136/Tuah Sakti saat upacara penerimaan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Pengamanan Daerah Rawan di Ambon, Maluku, Jumat (17/5/2019). Sebanyak 500 personel Raider Khusus dari Kodam I Bukti Barisan ini akan bertugas sebagai Satgas Operasi Pengamanan Daerah Rawan selama sembilan bulan di Provinsi Maluku.

AMBON – Setelah melewati perjalanan dengan kapal laut lebih dari seminggu, akhirnya sebanyak 500 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus 136/Tuah Sakti tiba di Ambon, Maluku, Jumat (17/5/2019).

Prajurit Raider Khusus ini diberangkatkan menggunakan KRI Teluk Bintuni dari Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, untuk bertugas selama sembilan bulan di Maluku.

Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti yang dikomandani Letkol Inf Hasbul Hasyiek Lubis, akan bertugas sebagai Satuan Tugas (Satgas) Operasi Pengamanan Daerah Rawan menggantikan Yonif 711/Raksatama dari Kodam XIII/Merdeka yang sudah bertugas di Maluku sejak akhir Juli 2018.

Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI MArga Taufiq dalam amanatnya yang dibacakan Kasdam XVI Pattimura Brigjen TNI Asep Setia Gunawan saat upacara penerimaan Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti di LApangan Upacara Markas Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) Ambon, Maluku, Jumat (17/5/2019) mengatakan kondisi wilayah Kodam Pattimura yang meliputi Provinsi Maluku dan Maluku Utara saat ini cukup aman dan aktivitas sosial berjalan lancar.

"Namun demikian, kita semua harus tetap meningkatkan kesiapsiagaan untuk melaksanakan suatu tugas operasi atau kegiatan dalam rangka mendukung pemerintah daerah bersasama seluruh aparatur yang ada di daerah ini guna melakukan langkah-langkah antisipasi proaktif, sehingga stabilitas keamanan di wilayah ini dapat terpelihara dengan baik," katanya.

Menurutnya, penugasan yang dilaksanakan saat ini adalah dalam rangka melaksanakan tugas negara dan merupakan konsekuensi prajurit yang memiliki jati diri sebagai prajurit rakyat, prajurit pejuang, prajurit nasional dan prajurit profesional yang bertugas menjaga kedaulatan, keutuhan dan keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Laksanakan tugas mulia ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sekali-kali kalian bertindak arogan, main hakim sendiri dan sewenang-wenang atau bahkan melakukan tindakan yang dapat merugikan dan menyakiti hati rakyat. Hindari perkelahian, baik dengan sesama anggota TNI, Polri maupn masyarakat yang akan merugikan diri sendiri, satuan dan bahkan dapat merusak citra TNI Angkatan Darat," tandasnya.

Pangdam dalam sambutan tertulisnya itu juga berharap para prajurit Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti tetap kompak dan solid.

"Pedomani protap-protap yang sudah ada, serta senantiasa menjalin hubungan kerja sama yang harmonis dan terpadu dengan seluruh unsur terkait dan sesama aparat keamanan lainnya. Kenali dan junjung tinggi budaya dan adat istiadat dimanapun kalian berada, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan terhindar dari kemungkinan terjadinya benturan maupun kesalahpahaman," ungkapnya.

Hadir juga dalam upacara penerimaan tersebut, Wakil Komandan Lantamal IX Ambon Kolonel (Mar) Supriyono, Asisten Logistik (Aslog) Danlantamal IX Kolonel Laut (T) Aliyanto, Asrena Danlantamal IX Kolonel Laut (S) Dodik Pujiargo,  Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Lantamal IX Ambon Kolonel Laut (P) Bambang Wasito serta sejumlah pejabat TNI dan Polri. (MT-03)

Penulis:

Baca Juga