Sekilas Info

Tim Badan Geologi Tinjau Lokasi Tanah Bergerak di IAIN Ambon

PENINJAUAN - Tim PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM meninjau gedung pusat Perpustakaan IAIN Ambon yang rusak akibat adanya pergerakan tanah di kawasan kampus IAIN, Desa Batu Merah, Ambon, Maluku, Jumat (14/6/2019).

AMBON – Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meninjau gedung pusat Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon yang rusak akibat adanya pergerakan tanah di kawasan kampus IAIN, Desa Batu Merah, Ambon, Maluku, Jumat (14/6/2019).

Pergerakan tanah yang terjadi sejak Senin (3/6/2019) tersebut pada awalnya merusak gedung Pusat Perpustakaan, namun kini telah mengakibatkan sejumlah bangunan lainnya rusak yakni gedung Auditorium, gedung Laboratorium MIPA dan gedung generator di kawasan yang sama.

Pantauan malukuterkini.com, Sabtu (14/6/2019) terlihat tim Badan Geologi tiba di lokasi gedung Pusat Perpustakaan sekitar pukul 08.15 WIT, Tim yang terdiri dari Iqbal Eras Putra, Yunara Dasa Triana dan M Nizar Firmansyah langsung mengamati kontur lahan yang menglami pergerakan.

Bagian-bagian pergerakan tanah maupun longsoran yang telah membentuk “mahkota longsor” juga diamati secara saksama. Kendati hampir dalam selisih waktu 30 menit terdengar bunyi runtuhan bagian-bagian bangunan, namun tim tetap bergerak melakukan pengamatan dan pengumpulan data.

Tak hanya di gedung Pusat Perpustakaan, pengamatan juga dilakukan di gedung generator. Akibat pergerakan tanah, kini posisi gedung tersebut telah turun sekitar 4 meter dari posisi semula.

Tim Badan Geologi juga melakukan pengamatan dan pengumpulan data di gedung Laboratorium MIPA, gedung Auditorium dan gedung Fakultas Syariah.

Proses pengamatan dan pengumpulan data oleh Tim Badan Geologi masih akan berlangsung dalam beberapa hari kedepan. “Tim Badan Geologi masih melakukan pengamatan dan pengumpulan data. Jadi hasilnya baru diketahui setelah tim merampungkan tugasnya,” ujar salah satu staf Dinas ESDM Provinsi Maluku yang enggan namanya dipublikasikan kepada malukuterkini.com, Jumat (14/6/2019).

Proses pengamatan dan peninjauan oleh Tim Badan Geologi juga didampingi sejumlah staf dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, BNPB, Dinas ESDM Provinsi Maluku, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku serta Balai Wilayah Sungai Maluku.

Kedatangan tim PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM tersebut merupakan tindak lanjut dari permintaan yang diajukan Dinas ESDM Provinsi Maluku, menyikapi terjadinya gerakan tanah/longsor di Kompleks IAIN Ambon yang terjadi Senin (3/6/2019),

Sebelumnya, sesuai hasil tinjauan tim Dinas ESDM Provinsi Maluku bersama instansi terkait diantaranya Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Provinsi Maluku dan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku, Selasa (4/6/2019), terungkap morfologi daerah bencana termasuk dalam morfologi perbukitan bergelombang dengan topografi yang bervariasi landai, miring hingga terjal, sudut lereng pada lokasi longsor sekitar sekitar 40 derajat, vegetasi ditumbuhi oleh tumbuhan kayu putih, pinus dan seemak belukar.

Litologi batuan yang dijumpai pada lokasi longsor terdiri dari tuf dan sedikit breksi yang berwarna coklat hingga kemerahan dengan tebal soil (pelapukan batuan) sekitar 20 cm hingga 1 meter yang termasuk dalam Satuan Batuan Gunung Api Ambon (Tpav) berumur Pliosen Atas. (MT-03)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!