Sekilas Info

Libas Pusparagam 6 – 0 tak Jamin Wainuru FC ke Final

BEREBUT BOLA – Pemain Wainuru FC, Yudi Febrianto (kanan) berebut bola dengan pemain Pusparagam, Ryan Mintje saat pertandingan penyisihan grup A Liga Sepakbola U16 Piala Menpora tahun 2019 Seri Provinsi Maluku yang berlangsung di Lapangan Kompi A Yonif 733/Raider, Ambon, Minggu (7/7/2019).

AMBON – Kendati menang 6 – 0 atas Pusparagam, namun hasil itu belum menjamin langkah Wainuru FC ke Liga Sepakbola U16 Piala Menpora tahun 2019 Seri Provinsi Maluku.

Pada pertandingan penyisihan grup A Liga Sepakbola U16 Piala Menpora tahun 2019 Seri Provinsi Maluku yang berlangsung di Lapangan Kompi A Yonif 733/Raider, Ambon, Minggu (7/7/2019) sore, Wainuru yang merupakan wakil dari Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menang 6 – 0 atas Pusparagam, namun pada pertandingan sebelumnya Wainuru kalah 1 – 2 dari Pelauw Putra.

Hasil itu membuat Wainuru FC hampir pasti menempati posisi runner up grup A sehingga tertutup peluang melaju ke final.

Disisi lain, Pelauw Putra masih menyisakan pertandingan terakhir melawan Pusparagam yang baru akan berlangsung Senin (8/7/2019). Pelauw Putra hanya membutuhkan hasil minimal seri untuk lolos ke final. Walau demikian, diprediksi Pelauw Putra juga bakal pesta gol.

Liga Sepakbola U16 Piala Menpora tahun 2019 Seri Provinsi Maluku diikuti oleh enam tim yang terbagi dalam dua grup. Grup A dihuni Pelauw Putra, Pusparagam dan Wainuru FC. Sementara grup B dihuni Akademi Tulehu Putra, SSB Samasuru dan PKBM Orabai.

Juara masing-masing grup berhak melaju ke final guna memperebutkan satu tiket ke seri nasional sementara runner up masing-masing grup dinyatakan sebagai juara tiga bersama.

Sementara itu, Wainuru FC saat melawan Pusparagam lebih mendominasi jalannya pertandingan.  Sejak menit awal, Wainuru FC sudah tampil menekan. Bahkan Pusparagam tak mampu mengembangkan pola permainan.

Keenam gol Wainuru FC dicetak oleh Abdul Majid Hehamahua (menit 13), Edwin Tomagola (menit 22 dan 50), Kiftir Kuway (menit 35), Abdul Gani Haulussy (menit 48) dan Imran Mahubessy (menit 53).

Pertandingan sempat berlangsung keras sehingga wasit Hamid Anggio mengeluarkan dua kartu merah untuk dua pemain Wainuru FC, Maryos Tuhumury dan Abdul Majid Hehamahua. Maryos Tuhumury diganjar kartu merah yang merupakan akumulasi dua kartu kuning sementara Abdul Majid Hehamahua langsung mendapat kartu merah karena mengganjal laju salah satu pemain Pusparagam.

Kendati Wainuru FC hanya bermain dengan 9 pemain, namun daerah pertahanannya tak mampu ditembusi Pusparagam. Hingga wasit Hamid Anggio meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, kedudukan tetap 6 – 0 untuk keunggulan Wainuru FC. (MT-03)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!