oleh

September 2019, Ambon Deflasi 0,05 Persen

-Ekonomi-141 views

AMBON – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada September terjadi deflasi di Kota Ambon sebesar 0,05 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 134,10.

“Deflasi di Kota Ambon terjadi karena adanya penurunan IHK pada tiga kelompok pengeluaran yaitu pada kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,43 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,39 persen serta kelompok bahan makanan sebesar 0,17 persen,” ungkap Kepala BPS Provinsi Maluku, Dumangar Hutauruk di Ambon, Selasa (1/10/2019).

Ia merincikan, tiga kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu tertinggi pada kelompok sandang sebesar 0,95 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,72 persen; dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,60 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga tidak mengalami perubahan dibanding Agustus 2019.

“Adapun kenaikan harga yang terjadi pada komoditi-komoditi dalam paket komoditas IHK Kota Ambon sepanjang September 2019 memberikan sumbangan/andil terhadap inflasi Kota Ambon sebesar 0,7322 persen, sebaliknya penurunan harga yang terjadi memberikan sumbangan/andil bagi inflasi Kota Ambon sebesar -0,7852 persen,” rincinya.

Dikatakan, komoditas yang dominan menyumbang inflasi di Kota Ambon adalah beras, ikan layang/benggol, emas perhiasan, kelapa, cabai rawit, soto, cabai merah, tarip rumah sakit, es, semangka.

“Komoditas yang dominan menyumbang deflasi di Kota Ambon adalah tertinggi dipicu oleh daun melinjo, angkutan udara, batu bata, bawang merah, bayam, ketela pohon, kangkung, tomat buah, bawang putih, dan wortel,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pada September 2019 dari 82 Kota IHK di Indonesia, IHK Kota Ambon menduduki peringkat 61, inflasi bulanan Kota Ambon menduduki peringkat 20, inflasi tahun kalender Kota Ambon menduduki peringkat 13, dan inflasi tahun ke tahun Kota Ambon naik ke peringkat 3. (MT-03)

Komentar

News Feed