oleh

Gubernur Maluku Bersama Bupati/Walikota Temui Menhub

-Foto-268 views

JAKARTA – Gubernur Maluku, Murad Ismail diundang oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi guna membahas proyek-proyek strategis guna mendorong percepatan penyediaan dan pembangunan infrastruktur transportasi di Maluku.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Selasa (12/11/2019), Gubernur juga mengikut-sertakan para bupati dan walikota se-Maluku untuk menyampaikan kondisi dan kebutuhan daerahnya masing-masing.

Gubernur mengatakan, dampak dari belum terbukanya akses transportasi secara memadai di Maluku, selain menyebabkan akses produksi jauh dari pasar, juga menyebabkan kelangkaan dan mahalnya komuditi tertentu seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) pada wilayah-wilayah tertentu.

“Kalau Pak Presiden mengatakan harga BBM di Papua sudah sama seperti di Jakarta, maka harga BBM di sejumlah daerah di Maluku masih sangat tinggi, dan ini membebani masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengajukan sejumlah usulan program yang diharapkan dapat diakomodir dalam program Kementerian Perhubungan tahun 2020. Usulan program tersebut antara lain, pembangunan enam pelabuhan penyeberangan dan pengadaan empat unit kapal penyeberangan pendukung Trans Maluku, pembangunan food estate dengan kegiatan pengembangan delapan pelabuhan singgah Tol Laut, dan pembangunan baru enam pelabuhan singgah perintis laut.

“Kami juga usulkan agar dilakukan revitalisasi pelabuhan Yos Soedarso Ambon, pengembangan bandara dan pembangunan dua bandara baru, pembangunan Sekolah Tinggi Pelayaran Maluku di Sepa (Maluku Tengah), pembangunan pelabuhan perikanan dan container terpadu di Waai-Tulehu (Maluku Tengah), serta pembukaan rute baru pelayaran Pelni dan rute penerbangan pendukung wisata Maluku,” ungkapnya.

Dikatakan, program usulan dari Pemerintah Provinsi Maluku ini akan disampaikan secara tertulis dalam bentuk dokumen proposal kepada Kemenhub untuk ditindaklanjuti.  (MT-06)

Komentar

News Feed