oleh

Duta Parenting Maluku Kunjungi Desa Lokus ‘Stunting’ di Kabupaten Aru

-Kesehatan-252 views

AMBON – Komitmen Widya Murad Ismail, istri Gubernur Maluku yang juga Duta Parenting Maluku, dalam memerangi tingginya angka penderita stunting di Maluku terus dilakukan.

Widya yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Maluku ini bahkan nekat berkunjung ke Desa Wakua, Kecamatan Aru Tengah yang menjadi desa lokus stunting di Kabupaten Kepulauan Aru, Jumat (15/11/2019).

Widya didampingi Ketua PKK Kabupaten Kepulauan Aru Meisye  Gonga, Kepala Dinas  Kesehatan Maluku Meikyal Pontoh serta beberapa pengurus PKK Provinsi maupun kabupaten menuju harus menyeberang dengan kapal selama 90 menit menuju ke Desa Wakua.

Saat tiba di Desa Wakua,  Widya  dan romongan disambut masyarakat dengan perahu kora-kora disertai tarian dan juga berbagai alat musik oleh warga masyarakat termasuk siswa SD dan SMP.

KUNJUNGI LOKUS STUNTING – Duta Parenting Maluku, Widya Murad Ismail berkunjung ke Desa Wakua, Kecamatan Aru Tengah yang menjadi desa lokus stunting di Kabupaten Kepulauan Aru, Jumat (15/11/2019).

Desa Wakua merupakan salah satu desa lokus stunting dari 10 desa yang ada di kabupaten berjuluk Bumi Jargaria itu. Desa itu terdeteksi terdapat sebanyak 60 warga penderita stunting. Disana, Widya bersama rombongan meninjau Posyandu Timur dan  Barat serta  Kelas Hamil.

Di Desa Wakua, Widya menyempatkan diri berdialog langsung dengan para ibu yang memiliki anak balita tentang pentingnya mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.

“Jadi ibu-ibu harus mengolah bahan pangan lokal yang sehat dan bergizi agar dikonsumsi oleh anak-anak. Apalagi saat hamil karena di 1000 hari pertama asupan makanan saat mempengaruhi tumbuh kembang selanjutnya,” ujarnya.

Widya mengharapkan agar para ibu yang telah memiliki anak lebih dari dua untuk mengikuti Program Keluarga Berencana (KB).

KUNJUNGI LOKUS STUNTING – Duta Parenting Maluku, Widya Murad Ismail berkunjung ke Desa Wakua, Kecamatan Aru Tengah yang menjadi desa lokus stunting di Kabupaten Kepulauan Aru, Jumat (15/11/2019).

“Anaknya sudah berapa ibu? Sudah empat? Waktunya ibu mengikuti program KB agar anak-anak dapat diperhatikan kesehatan dan juga pendidikannya kelak,”imbau istri orang nomor satu di provinsi Maluku itu.

Begitu juga, saat berdialog dengan ibu hamil di Kelas Ibu Hamil, Widya menghimbau agar ibu-ibu menjelaskan ilmu apa yang telah diperolehnya selama mengikuti program dimaksud. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah para ibu tersebut memahami pentingnya menjaga kesehatan.

“Menurut ibu bidan atau kader kesehatan lainnya, selama hamil apa yang harus dilalukan? Tentunya dengan tetap menjaga kebersihan dan juga mengkonsumsi makanan bergizi seimbang kan?,” tanyanya.

Seorang ibu lalu menimpali, ibu hamil harus rajin ke Puskesmas untuk memeriksa kesehatan termasuk perkembangan janin yang dikandungnya.

Di kesempatan yang sama, sebelumnua, Widya juga bertemu dengan masyarakat Wakua di kantor desa. Terlihat turut hadir Camat Aru Tengah Tonci Koljaan dan Kades Wakua Anderias Karey berbaur bersama. (MT-03)

Komentar

News Feed