oleh

POPNAS 2019 Berakhir, Maluku Tempati Peringkat 26

-Olahraga-412 views

JAKARTA – Perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Tingkat Nasional (POPNAS) XV/2019-Jakarta berakhir Minggu (24/11/2019).

Hingga hari terakhir, kontingen Maluku menempati peringkat 26 dari 34 provinsi peserta dengan mengantongi 1 medali emas dan 1 medali perunggu.

1 medali emas diraih  Helmin Hattu dan Arni Silva Pattipeiluhu di cabang olahraga dayung nomor Rowing Dua Pedayung Putri (W2X) 2.000 meter. Sementara 1 medali perunggu dipersembahkan oleh Yanes Souisa di cabor atletik nomor Lari 800 Meter Putra.

Di ajang POPNAS XV-2019,  kontingen Maluku mengikutsertakan 37 atlet, 12 pelatih dan 7 official.

Puluhan atlet tersebut mengikuti 6 dari 13 cabang olahraga yang dipertandingkan. Keenam cabor tersebut yaitu Panahan (4 atlet, 2 pelatih, 1 official), Atletik (8 atlet, 2 pelatih, 1 official), Dayung (10 atlet, 2 pelatih, 1 official), Karate (6 atlet, 2 pelatih, 1 official), Taekwondo (5 atlet, 2 pelatih, 1 official) dan Bulutangkis (4 atlet, 1 pelatih, 1 official).

Sebelumnya POPNAS XIV/2017 di Jawa Tengah, kontingen Maluku menempati peringkat 14 dari 34 provinsi peserta dengan memperoleh 4 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu.

Perolehan Medali Terakhir POPNAS XV/2019

POPNAS XV/2019 resmi ditutup oleh Sesmenpora Gatot S Dewa Broto di Hall A Kompleks GOR Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta, Minggu (24/11/2019) malam.

Tahun ini Jawa Barat keluar sebagai juara umum dengan merebut 37 emas, 34 perak dan 28 perunggu. Sementara peringkat kedua diraih oleh DKI Jakarta dengan memperoleh 36 emas, 30 perak dan 27 perunggu. Sedangkan di peringkat tiga ditempati oleh Jawa Timur dengan 29 emas, 30 perak dan 43 perunggu

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto dalam sambutanya mengucapkan terima kasih kepada para atlet, official, panitia dan semua yang terlibat.

“Salam hormat disampaikan Menpora Zainudin Amali yang tidak bisa hadir kepada semua pihak ikut mensukseskan acara ini. Kita bersyukur acara POPNAS semua berjalan lancar, dan ini POPNAS yang persiapannya paling pendek dengan waktu dua bulan. Meski persiapanya cukup pendek, namun demi masa depan prestasi adik-adik semua POPNAS akhirnya tetap berjalan dan alhamdulilah sampai detik ini semua berjalan lancar atas kerjasama yang baik dengan pemprov DKI Jakarta, Jawa Barat dan pihak lainya,” kata Sesmenpora.

Menurutnya, semangat untuk memberikan yang terbaik terhadap olahraga Indonesia perlu ditanamkan kepada atlet-atlet muda yang salah satunya ikut dalam ajang POPNAS tahun ini.

“Kita bangsa Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik. Kita baru saja disibukan oleh insiden suporter di Malaysia. Alhamdulilah sampai sekarang sudah terselesaikan, dan saya malam ini akan bertemu langsung dengan suporter Indonesia yang menjadi korban di Malaysia. Saya berpesan pada diri adik-adik harus menunjukan yang terbaik untuk Indonesia,” ungkap Sesmenpora.

Saat acara penutupan tersebut Sesmenpora Gatot S Dewa Broto juga menyerahkan bendera BAPOPSI kepada Kadis Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Riza Pahlevi, yang akan menjadi tuan rumah POPNAS XVI-2021. (MT-01)

Komentar

News Feed