oleh

Wali Kota Ambon Masuk Deretan 10 Calon Penerima Anugerah Kebudayaan PWI

-Seni Budaya-490 views

AMBON – Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy masuk dalam deretan 10 kepala daerah calon penerima Anugerah Kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

10 Bupati/Wali Kota calon penerima penghargaan tersebut yaitu Wali Kota Tangerang Selatan – Banten Airin Rachmi Diany; Wali Kota Banjarmasin – Kalimantan Selatan Ibnu Sina, Wali Kota  Ambon – Maluku Richard Louhenapessy, Bupati  Tulang Bawang Barat – Lampung Umar Ahmad, Bupati Halmahera Barat – Maluku Utara Danny Missy, Bupati Serdang Bedagai – Sumatera Utara Soekirman, Bupati Luwu Utara – Sulawesi Selatan Indah Putri Indriani,  Bupati Gunung Kidul – Yogyakarta Hj Badingah, Bupati Tabalong – Kalimantan Selatan Anang Syakhfiani dan Wali Kota  Baubau -Sulawesi Tenggara AS Tamrin.

“Setelah melalui proses penjurian yang berlangsung di kantor PWI Pusat, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2019), akhirnya Dewan Juri berhasil memilih 10 Bupati/Walikota Calon Penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat. Anugerah tersebut diberikan dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Februari 2020,” ungkap Direktur Komunikasi PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono selaku Pelaksana Anugerah Kebudayaan PWI, kepada malukuterkini.com, Sabtu (28/12/2019).

Dikatakan, Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI terdiri dari Nungki Kusumastuti (Penari/Artis Film/Dosen Institut Kesenian Jakarta selaku ketua merangkap anggota), serta anggota yang terdiri dari Ninok Leksono (Kompas/Rektor Universitas Multimedia Nusantara), Agus Dermawan T (pengamat seni-budaya/ penulis buku),  Atal S Depari (Ketua Umum PWI Pusat) dan Yusuf Susilo Hartono (Wartawan Senior/Pelukis/Direktur Komunikasi PWI Pusat).

PENJURIAN – Dewan Juri (dari kiri ke kanan) Agus Dermawan T, Ninok Leksono, Atal S Depari, Nungki Kusumastuti dan Yusuf Susilo Hartono usai melakukan penilaian Calon Penerima Anugerah Kebudayaan PWI di kantor PWI Pusat, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2019). Anugerah tersebut diberikan dalam rangka peringatan HPN 2020, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Februari 2020.

“Penilaiannya menitikberatkan pada aspek bentuk dan isi proposal.  Meliputi tata visual dan bahasa. Juga teknik penyajian, yang terdiri dari pilihan judul/program, profil daerah dan bupati/walikota, pemanfaatan media massa/sosial, landasan peraturan daerah, kebijakan program dan strategi inovasi, serta aspek pendukung berupa SDM, anggaran, hingga infra struktur,” katanya.

Menurutnya, acara ini digelar PWI Pusat bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

“Nantinya pada kepala daerah akan diundang ke Jakarta, pada awal Januari 2020, untuk presentasi di depan Dewan Juri dan tanya jawab pendalaman proposal. Ini merupakan rangkaian akhir, sebelum menerima penghargaan ini pada acara puncak HPN 2020 di Banjarmasin, 9 Februari 2020,” ungkapnya. (MT-01)

Komentar

News Feed