oleh

Menag Lantik Fesal Musaad Jadi Kakanwil Kemenag Sulawesi Tenggara

-Keagamaan-455 views

AMBON – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi melantik 12 pejabat Eselon II di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag), di Kantor Kemenag, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Satu diantaranya adalah Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Maluku, Fesal Musaad. Ia kini dipercayakan sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara. Kendati demikian, saat pelantikan tersebut, tidak ada pejabat yang dilantik guna mengisi kursi yang ditinggal Musaad.

Ini adalah kali pertama Menag Fachrul Razi melantik pejabat sejak memimpin Kemenag pada Oktober 2019.

Menag berharap, pejabat yang dilantik tidak hanya sekedar menjadi pejabat. Tetapi juga dapat menjadi penjaga marwah dan citra Kementerian Agama.

“Penempatan jabatan tidak bisa memuaskan semua pihak. Tapi penempatan ini sudah melakukan diskusi sangat cermat,” ungkapnya.

Menag juga meminta seluruh pejabat Kemenag untuk menyadari tiga hal saat memangku jabatan.

Pertama, selalu sadari bahwa jabatan adalah amanah. Maka wajib hukumnya menjaga amanah itu dalam wujud loyalitas pada tugas,” ujarnya.

Menag meminta seluruh pejabat Kemenag untuk membentengi diri dari penyalahgunaan jabatan dalam bentuk apa pun. “Jauhi sikap aji mumpung dalam menjabat. Karena jabatan pastilah tidak kekal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebagus apapun sistem pengawasan yang ada, tapi bila seorang pejabat tidak bisa mengkontrol diri untuk amanah, maka tidak bisa mewujudkan birokrasi yang bersih.

Kedua, tiap pejabat harus menyadari juga bahwa jabatan adalah tanggung jawab. “Karena itu bersikap hati-hatilah dengan menjaga diri dalam menjalankan tugas. Taati seluruh aturan perundang-undangan, sumpah jabatan dan etika jabatan,” pesan Menag.

Ketiga, sadari bahwa jabatan merupakan sarana pengabdian. Jabatan bukan tujuan pengabdian,” sambung Menag.

Maka menurutnya, tiap pejabat harus bisa mengklasifikasi. “Jangan sampai tertukar antara sarana dan tujuan, sehingga dapat merugikan diri sendiri dan institusi. Bahkan bukan saja institusi, tapi selalu saya ingatkan kalau terkena nama tidak baik, keluarga pun ikut terkena,” tuturnya.

Selain tiga hal tersebut, Menag juga mengingatkan agar seluruh pejabat Kemenag dapat membangun hubungan baik dan kerjasama dengan banyak pihak. Utamanya, dengan para ulama, tokoh agama, majelis agama, ormas keagamaan, serta segenap elemen umat beragama.

“Sebagai unsur pimpinan dan aparatur Kemenag kita semua harus bisa membawa diri dan menempatkan diri dengan baik,” pintanya.

Menag pun menegaskan, karena Kemenag bertugas menjaga kerukunan umat beragama dan menyebarkan moderasi beragama, maka tidak ada tempat bagi ASN atau pejabat yang berpaham radikal di Kementerian Agama.

“Tidak ada tempat bagi yang berpaham radikal di dalam kementerian agama. Tolong juga ingatkan ke bawah, tidak ada tempat bagi yang berpaham radikal di Kementerian Agama,” tegas Menag.

Bertindak sebagai saksi pelantikan, Sekretaris Jenderal Kemenag M. Nur Kholis Setiawan dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin.

Pelantikan juga dihadiri Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, Staf Khusus dan Staf Ahli Menteri Agama, serta pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemenag.

Berikut nama pejabat yang dilantik:

  1. Ahmad Zayadi sebagai Kepala Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur,
  2. Achmad Heru Achadi Hari sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang,
  3. Fesal Musaad sebagai Kepala Kantor Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara,
  4. I Nyoman Lastra sebagai Direktur Urusan Agama Hindu Ditjen Bimas Hindu Kemenag,
  5. Daud Pakeh sebagai Kepala Biro Administrasi Umum Perencanaan Keuangan dan Kepegawaian Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi,
  6. Muharam sebagai Direktur Bina Kantor Urusan Agama dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam,
  7. Mudhofir sebagai Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Sekretariat Jenderal Kemenag,
  8. Mahfudh Shodar sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan, dan Kerjasama Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang,
  9. Mohsen sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan Institut Agama Islam Negeri Palu,
  10. Suhaili sebagai Kepala Biro Humas Data dan Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Agama,
  11. Urip Rudi Subiantoro sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kemenag,
  12. Sri Ilham Lubis sebagai Kepala Pusat Kerjasama dan Standarisasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kemenag.

(MT-06)

Komentar

News Feed