Sekilas Info

Hadiri Sidang Jemaat GPM Sinar Kasih, Kapolda Ajak Jaga Stabilitas Kamtibmas

SIDANG JEMAAT - Kapolda Irjen Pol Baharudin Djafar saat menghadiri Persidangan ke-36 Jemaat GPM Kategorial Polri Sinar Kasih, di kawasan Asrama Polri (Aspol) Perigi Lima, Kota Ambon, Minggu (8/3/2020).

AMBON - Kapolda Irjen Pol Baharudin Djafar menghadiri Persidangan ke-36 Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Kategorial Polri Sinar Kasih, di kawasan Asrama Polri (Aspol) Perigi Lima, Kota Ambon, Minggu (8/3/2020).

Tiba di depan gedung gereja tersebut, Kapolda disambut oleh ketua majelis jemaat GPM Kategorial Polri Sinar Kasih, Pendeta SY Uniplaita, Ketua Panitia Persidangan Jemaat Dewi Damayanti Purba, dan para majelis sekaligus dilanjutkan silaturahmi dengan jemaat GPM Kategorial Polri Sinar Kasih.

Dalam sambutannya Kapolda menghimbau, kepada seluruh masyarakat khususnya Jemaat GPM Kategorial Polri Sinar Kasih tersebut, untuk bersama-sama menjaga serta memelihara stabilitas kamtibmas sebagai bentuk dari panggilan iman, dan dimulai dari tempat-tempat ibadah.

Dikatakan, apapun yang dilakukan setiap insan manusia, khususnya anggota Polri harus dimulai dari diri dan hati.

"Apapun yang dilakukan setiap insan manusia, khususnya anggota Polri harus dimulai dari diri dan hati. Kemudian tugas pokok polri antara lain  penegakan hukum, harkamtibmas, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat," katanya

Menurutnya, Persidangan ke-36 Jemaat GPM Kategorial Polri Sinar Kasih, yang dilaksanakan ini merupakan wujud dari panggilan iman personel Polri dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, dengan mendepankan mata hati untuk mendapatkan petunjuk jalan yang benar oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Mantan Kapolda Sulawesi Barat itu, kemudian memperkenalkan diri sebagai warga baru di institusi Polri di Maluku.

Kapolda berharap, agar majelis selalu menuntun anggota jemaat menggunakan mata hati dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

"Tugas di Maluku harus toleransi, harus bersahabat dengan semua orang, saya datang dan bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh agama, pendeta, imam, ustadz dan sebagainya,karana kerja harus ikhlas dan amanah serta senantiasa mengharap ridho dari Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa," ungkapnya. (MT-04).

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!