Sekilas Info

Ini Kapasitas Tampung Rumah Sakit & Tempat Karantina Covid-19 Di Maluku

AMBON – Tak hanya jumlah pasien yang terus melonjak, Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid-19 Provinsi Maluku  menyampaikan kondisi, kapasitas dan daya tampung guna perawatan pasien di setiap rumah sakit dan tempat karantina.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Maluku, Melky Lohy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/5/2020) menjelaskan, untuk RSUD Haulussy yang berkapasitas 43 tempat tidur kini ditempati 30 pasien yang terdiri dari 2 Orang Dalam Pemantauan (ODP),  4 Pasien Dalam Perawatan (PDP) dan 24 pasien terkonfirmasi positif. “Jumlah kapasitas yang belum terisi 13 tempat tidur,” jelasnya.

Dikatakan, khusus di Rumah Sakit Tingkat II Dokter  Latumeten memiliki kapasitas 16 tempat tidur yang mana saat ini sementara merawat 13 pasien.

“Ke-13 pasien itu terdiri dari 11 PDP dan 2 kasus terkonfirmasi positif. Jumlah kapasitas yang belum terisi 3 tempat tidur,” katanya.

Di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut  (Rumkital) FX Suhardjo Lantamal IX Ambon, menurut Melky, berkapasitas 8 tempat tidur.

“Saat ini terdapat 7 pasien yang sementara dirawat di Rumkital FX Suhardjo yang terdiri dari 1 ODP dan, 4 PDP dan 2 kasus terkonfirmasi positif,” ungkapnya.

Melky juga menjelaskan di BPSDM Provinsi Maluku yang memiliki kapasitas 40 tempat tidur kini ditempati 40 pasien.

“Di BPSDM Provinsi Maluku terdapat 40 pasien. Semuanya adalah pasien kasus konfirmasi yang terdiri dari tenaga kesehatan RSUD Haulussy dan masyarakat,” jelasnya.

Sementara di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku yang berkapasitas 5 tempat tidur, kini ditempati 5 pasien berstatus PDP.

“Di kabupaten Buru pada lokasi karantina Senyum Bupolo Namlea terdapat lima pasien kasus konfirmasi positif. Sedangkan di RSUD Masohi dirawat satu orang yang terkonfirmasi positif,” ungkapnya.

Melky juga mengaku kapasitas tampung tempat karantina per tanggal 20 Mei 2020, terdiri dari BPSDM Provinsi Maluku 35 orang, Asrama Haji 4 orang, LPMP provinsi Maluku 32 orang, sementara Balai Pertanian, Balai Perikanan dan Balai Diklat Keagamanan dalam kondisi kosong.

Sementara itu, Hingga Rabu (20/5/2020), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku mencatat jumlah kasus terkonfirmasi positif terus bertambah menjadi 124 kasus.

“Jumlah keseluruhan kasus terkonfirmasi positif menjadi bertambah hingga berjumlah 124 kasus. Secara detail 124 kasus tersebut terdiri dari 21 pasien yang sudah sembuh, 7 meninggal dunia dan 96 lainnya masih dalam perawatan,” jelas Melky. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!