Sekilas Info

Wali Kota Ambon: Pelanggaran PSBB Didominasi Moda Transportasi

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy

AMBON – Pemkot Ambon mencatat pelanggaran yang terjadi selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Tahap I didominasi moda transportasi.

"Untuk PSBB Transisi I, pelanggaran cukup banyak terutama moda transportasi yaitu sekitar 66 kendaraan," ungkap Wali Kota Ambon kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Senin (3/8/2020).

Dikatakan, puluhan kendaraan tersebut tidak lagi diberikan peringatan namun langsung pada sanksi denda administrasi.

“Kendaraan yang melanggar lebih banyak pada mengangkut penumpang lebih dari 50 persen. Rata-rata mereka angkut penumpang lebih dari kapasitas. Untuk itu, saya minta perhatian dari masyarakat, jika ada angkot yang masih seperti itu maka tulis plat nomornya, bahkan jika bisa difoto lalu laporkan ke gugus tugas. Nanti kita akan lacak," katanya.

Ia menjelaskan, saat ini Pemkot Ambon tidak lagi memakai pos pemantau, untuk mengedukasi masyarakat pihaknya melakukan sistem mobile.

"Kita mau berupaya untuk setiap orang mengedukasi dirinya. Tidak perlu sampai dengan pemerintah awasi lalu kita taat. Kita harus membangun itu kesadaran masyarakat dan kenapa sampai jumlahnya meningkat karena kita tidak lagi ada pos pemantau yang kita siapin tapi kita melalukan pola patroli sehingga jika kedapatan langsung ditindak," jelasnya. (MT-05) 

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!