Sekilas Info

Hadapi Pandemi Covid-19, Mendagri Serahkan Bantuan Alkes Ke Sejumlah RS

SERAHKAN ALKES - Mendagri Tito Karnavian (kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan alkes kepada Kepala Rumah Sakit Polri Said Sukanto, Asep Hendradiana di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (8/12/2020).

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyerahkan bantuan berupa alat kesehatan (alkes) kepada sejumlah Rumah Sakit di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Bantuan tersebut diberikan Mendagri di Kantor Kemendagri, Jakarta (8/12/2020).

Bantuan alkes yang diberikan secara simbolis untuk beberapa rumah sakit di Jakarta berupa masker, obat-obatan, 31 unit Oxygen Concentrator dan 13 unit BiPAP (Bi Level Positive Airways Pressure).

Dalam sambutannya, Mendagri Tito mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan alkes yang berasal dari hibah Temasek, salah satu BUMN di Singapura.

Bantuan ini kemudian akan disalurkan ke beberapa Rumah Sakit dan Puskesmas yang ada di Jabodetabek dan luar Pulau Jawa.

“Temasek ini memiliki hubungan baik dengan Indonesia, juga memiliki hubungan baik dengan Kemendagri, sehingga sudah berapa kali memberikan bantuan di antaranya ada PCR, kemudian ada masker, obat-obatan, dan lain-lain. Nah kali ini mereka juga membantu lagi ada dua alat, saya tidak ahli tapi di sini Oxygen Concentrator ini ada 31 unit, kemudian ada BiPAP (Bi Level Positive Airways Pressure) 13 unit,” katanya.

Kerja sama dan sinergi dengan berbagai pihak, sangatlah dibutuhkan untuk mengakhiri pandemi Covid-19 ini. Bantuan dari dalam dan luar negeri akan sangat membantu tenaga medis dan masyarakat untuk bersama menekan angka penyebaran virus.

“Mudah-mudahan nanti kita akan berusaha terus supaya bisa memanfaatkan bantuan-bantuan dari dalam maupun luar negeri, dari dalam negeri juga banyak sebetulnya yang bantu, bukan hanya dari luar negeri seperti Temasek, dari dalam negeri juga ada beberapa perusahaan yang membantu dengan CSR-nya, ini juga kita salurkan juga,” ujarnya.

Tak hanya itu, dengan adanya program vaksinasi dari Pemerintah, Mendagri juga tetap menekankan agar masyarakat mau bersabar dan berkomitmen untuk terus menerapkan protokol kesehatan, di antaranya dengan menerapkan 3M+1 (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) dan 3T (testing, tracing, dan treatment).

“Pandemi belum selesai meskipun nanti ada vaksin tetap kita mengkampanyekan 3M+1, jadi bukan hanya 3M, 3M+1 menjaga jarak, masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan yang berpotensi penularan dan plus 3T, ini tetap kita jalankan meskipun proses vaksinasi yang mudah-mudahan kita doakan agar efektif, segera proses untuk otorisasi penggunaan emergency EUA dan kemudian proses vaksinasinya segera berjalan. Mudah-mudahaan melalui langkah simultan vaksinasi 3M+1 plus 3T termasuk peningkatan kapasitas kesehatan, ini adalah untuk peningkatan kapasitas kesehatan, treatment, bisa dimanfaatkan dan mudah-mudahan pandemi di Indonesia akan bisa kita kendalikan dengan semua usaha kita,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, bantuan alkes tersebut diserahkan kepada RS Polri Said Sukanto, RS Jantung Harapan Kita, RSUD Kramat Jati, RSU Anggrek Mas, RSUD Kota Tangerang, RSUD Kota Tangerang Selatan, RSUD Kabupaten Tangerang, RS Bhayangkara Brimob Kelapa II, RSUD Kota Depok, RSUD Soegiri Kabupaten Lamongan, RSUP M Hoesin - Provinsi Sumatera Selatan, RSUD Siti Fatimah - Provinsi Sumatera Selatan, RSUD Teungku Peukan - Aceh Barat Daya, Puskesmas Jagakarsa dan Puskesmas Kelurahan Cilandak Timur. (MT-01)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!