Sekilas Info

Ini Nama Sejumlah Kajari & Pejabat Kejati Malut Yang Bergeser Posisi

AMBON – Sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan pejabat d jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) bergese posisi.

Para pejabat tersebut dilantik dan diambil sumpah oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Malut, Erryl Prima Putera Agoes di Ternate, Rabu (3/3/2021).

Para pejabat yang dilantik dan diambil sumpah yaitu :

  1. Asisten Pembinaan Bambang Setyadi menggantikan dari Damran Muin.
  2. Asisten Tindak Pidana Umum Syaiful Bahri menggantikan Hartawi.
  3. Kajari Halmahera Timur di Maba Adrianus Notanubun menggantikan Andi Ashari. Adrianus Notanubun sebelumnya Koordinator pada Kejati Maluku sementara Andi Ashari menempati jabatan baru sebagai Kabag Tata Usaha Kejati Sulawesi Selatan.
  4. Kajari Tidore Kepulauan Di Soasiu Abdul Muin menggantikan Adam Saimima. Abdul Muin sebelumnya Koordinator pada Kejati Kalimantan Barat sementara Adam Saimima menempati jabatan baru sebagai Kajari Tarakan.
  5. Kajari Halmahera Tengah di Weda Yuana Nurshiyam menggantikan Arif Budiman. Yuana Nurshiyam sebelumnya Koordinator pada Kejati Yogyakarta, sementara Arif Budiman menempati jabatan baru sebagai Kajari Kampar.
  6. Kajari Kepulauan Sula di Sanana Burhan menggantikan Romulus Haholongan. Burhan sebelumnya Kabag Tata Usaha Kejati Bengkulu sementara Romulus Haholongan menempati jabatan baru sebagai Kajari Barito Selatan.
  7. Kajari Halmahera Utara di Tobelo Agus Wirawan Eko Saputra menggantikan I Ketut Terima Darsana. Agus Wirawan Eko Saputra sebelumnya Koordinator pada Kejati Gorontalo sementara I Ketut Terima Darsana menempati jabatan baru sebagai Kabag Tata Usaha Kejati Maluku.
  8. Kajari Kepulauan Morotai di Morotai Selatan Sobeng Suradal menggantikan Supardi. Agus Wirawan Sobeng Suradal sebelumnya Koordinator pada Kejati Bali sementara Supardi menempati jabatan baru sebagai Kabag Tata Usaha Kejati Sulawesi Barat.
  9. Kepala Bagian Tata Usaha Kejati Malut Mohammad Fadil Jauhari menggantikan Ginanjar Cahya Permana. Mohammad Fadil Jauhari sebelumnya Kajari Tojo Una-Una sementara Ginanjar Cahya Permana menempati jabatan baru sebagai Kajari Pasaman Barat.
  10. Koordinator pada Kejati Malut Harianto Lane menggantikan Suwirjo yang mendapat tugas baru sebagai Kajari Tojo Una-Una.

Kajati Malut, Erryl Prima Putera Agoes dalam sambutannya menegaskan, alih tugas, mutasi, dan promosi merupakan proses perjalanan organisasi yang harus terus bergerak maju secara berkesinambungan, guna memenuhi tuntutan tugas yang semakin kompleks dan berkembang tiada henti.

“Tugas maupun jabatan yang diterima dan diserahkan merupakan sebuah kepercayaan yang membawa konsekuensi tanggung jawab untuk diemban dan dilaksanakan dengan baik, amanah, kerja keras, penuh kesungguhan, dan keikhlasan,” tandasnya.

Dikatakan, sebuah jabatan, kewenangan, dan kedudukan apapun dan dimanapun, hendaknya diniatkan sebagai kesempatan baik dan terhormat, guna menjadikannya sebagai ladang pengabdian untuk melakukan sesuatu yang terbaik, agar penegakan hukum yang kita lakukan memberikan manfaat besar bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Mantan Wakajati Maluku ini menekankan beberapa hal penting, untuk mewujudkan Kejaksaan sebagaimana yang diharapkan bersama.

"Kpada saudara yang baru saya lantik, saya memberikan pokok penekanan tugas yang harus segera dilaksanakan yaitu kepada Asbin Bambang Setyadi  dan Aspidum Syaiful Bahri  saya mengharapkan saudara dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu Kajati Malut agar dapat mencapai kinerja dan hasil kerja secara optimal untuk mengambil suatu kebijakan strategis dalam bidang Pembinaan dan bidang Tindak Pidana Umum, dengan menyelesaikan tugas-tugas yang telah dipercayakan, serta memberikan masukan maupun pertimbangan yang produktif, kreatif, dan inovatif kepada Pimpinan," tandasnya.

Ia juga meminta kepada Kepada Kabag TU dan Koordinator serta Para Kajari yang baru tiba agar  segera melaksanakan hasil rekomendasi rapat kerja kejaksaan tahun 2020 dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab serta melaporkan secara tepat waktu.

“Khususnya terhadap penanganan perkara tindak pidana korupsi, saya tekankan kepada saudara untuk memperhatikan kualitas perkara dan optimalisasi penyelamatan kerugian negara. Tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 secara ketat, serta memaksimalkan pelaksanaan kegiatan secara virtual,” ungkapnya.

Selain itu, Kajati berharap agar para pejabat menjadi contoh yang baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam sikap perilaku sehari-hari agar dapat meningkatkan integritas dan profesionalisme di lingkungan kerja. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!