Sekilas Info

Wali Kota Ambon: Produk Unggulan Daerah Berbasis Pangan Lokal Harus Terus Dikembangkan

AMBON - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar Pelatihan Expose Program Teknlogi Tepat Guna (TTG), dengan tema "Pengembangan Produk Uggulan Daerah Berbasis Pangan Lokal", Rabu (2/6/2021).

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Sekkot Ambon Robby Silooy mengatakan, pelatihan ini merupakan respon terhadap surat permohonan Expose Program Pengentasan Kemiskinan dari Direktur Utama Lembaga Pengembangan-Teknologi Tepat Guna (LP-TTG) Masyarakat Lokal Indonesia (Malindo).

"Pada saat itu saya mengundang tiga orang pejabat untuk mengunjungi Ambon dan melihat secara langsung proses pelatihan pengembangan produk unggulan daerah dengan manfaatkan teknologi yang sangat sederhana  yang mampu melipatgandakan 600 jenis pangan lokal yang kita miliki menjadi produk pangan kering yang enak, sehat, bergizi dan mampu bersaing dengan produk luar negeri yang menjadi primadona di negeri kita," katanya.

Menurutnya, profil LP-TTG Malindo cukup menarik sebagai suatu lembaga yang dipercayakan pemerintah pusat dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

"Ini menjadi hal yang sangat menarik bagi Pemkot, karena ini sejalan dengan visi misi Pemkot Ambon yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang lebih difokuskan pada upaya meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat menuju kemandirian yang kreatif," ungkapnya.

Ia juga mengakui, usaha untuk menjadikan Kota Ambon sebagai salah satu kota tujuan wisata perlu terus dibenahi.

"Salah satu menjadi perhatian kita adalah bagimana mengembangkan produk-produk unggulan daerah berbasis SDA yang tersedia dengan memanfaatkan teknologi modern, sehingga mampu mendorong peningkatan ekonomi rakyat," ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan sebagai kota dengan brand kota musik dan kota toleransi tentu memiliki produk-produk yang bercirikan musik, ikan dan budaya.

"Oleh sebab itu pelatihan ini menjadi sangat penting karena akan menghasilkan produk-produk pangan kering, dalam berbagai jenis dan cita rasa Ambon. Untuk itu saya memohon perhatian dan keseriusan dari raja/lurah dan kades untuk memperhatikan pelatihan ini," jelasnya. (MT-05) 

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!