Sekilas Info

Pemkot Ambon Minta BPN Lakukan Pengembalian Batas Lahan di Tawiri

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy

AMBON, MalukuTerkini.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon meminta kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk kembali melakukan pengembalian batas lahan di Negeri Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Langkah itu dilakukan sebagai solusi masalah sengketa lahan antara warga Negeri Tawiri dan TNI Angkatan Udara khususnya Lanud Pattimura beberapa waktu lalu.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan dengan pengembalian batas lahan maka akan diketahui lahan Tawiri masuk atau tidak dalam wilayah dimaksud.

"Dari hasil rapat tadi, akhirnya kita berkesimpulan bawah perlu ada pengembalian batas dari BPN terhadap lokasi itu, karena dari pengembalian batas itu nanti kita akan lihat apakah ada masuk atau tidak di lahan Tawiri. Karena sertifikat itu jelas-jelas, diatas tanah Negeri Laha bukan Tawiri. Itu yang seritifikat TNI AU, kemudian dari hasl pengembalian batas itu nanti kita lihat apakah ada tidak hak-hak orang Tawiri yang masuk disitu," kata Louhenapessy kepada wartawan usai rapat bersaama warga Negeri Tawiri dan TNI AU di Balai Kota Ambon, Rabu (16/2/2022).

Dijelaskan, jika BPN sudah melakukan pengembalian batas maka Pemkot akan melaporkannya ke Pemrov Maluku, untuk dimintai pendapat atau solusi dari masalah tersebut.

"Kalau itu sudah selesai, baru kita mulai tahap berikut. Karena selanjutnya nanti kita akan melaporkan kepada gubernur untuk meminta pertimbangan dari provinsi bagimana solusinya untuk menangani masalah ini. Karena bandara ini kan objek vital jadi bukan tanggungjawab kota saja tapi juga provinsi," ujarnya. (MT-05)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!