Sekilas Info

BI Maluku Gelar UMKM Showcase

AMBON, MalukuTerkini.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku menggelar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Showcase dengan tema "Recover Togeter, Recover Stronger" yang berlangsung selama Jumat (25/2/2022) - Sabtu (26/2/2022) di Tribun Lapangan Merdeka - Ambon.

Pasalnya kegiatan, UMKM Showcase merupakan salah satu kegiatan untuk memulihkan perekonomian di Indonesia khususnya di Provinsi Maluku.

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya, yang dibacakan oleh Kepala Dinas Koperasi Provinsi Maluku Nasir Kilkoda, mengatakan  tantangan pengembangan UMKM saat ini  menjadi sangat kontesk apalagi ditengah Covid-19  yang belum berakhir, sebab  berdampak pada pertumbuhan ekonomi indonesia termasuk Provinsi Maluku.

Dijelaskan, kondisi serupa juga terjadi di maluku, yang telah mengadakan kontraksi penuh hingga minus 0,2 persen y-o-y ditahun 2020. Namun ditahun 2021, ekonomi Maluku mengalami pertumbuhan positif sebesar 3,0 persen y-o-y. Yang berbagai upaya dan langkan dilakukan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi terutama dengan mendorong UMKM di Maluku.

"Pemprov Maluku sangat memberikan apresiasi yang tinggi kepada BI yang telah menyelenggarakan kegytn ini dan kegiatan lainnya dalam rangka menyukseskan bangga produk indonesia. Saya mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk memanfaatkan dan menggunakann produk dalam negeri dngn kualitasnya tidak kalah termasuk produk potensial di Maluku," jelas Kilkoda saat membuka UMKM Showcase di Tribun Lapangan Merdeka, Ambon, Jumat (25/2/2022).

Menurutnya, melalui UMKM Showcase tentunya merupakan upaya untuk memperkenalkan produk-produk Indonesia sehingga dapat di ketahui masyarakat luas yang tentunya akan berdampak terhadap kesejahteraan para pelaku UMKM.

"Saya menghimbau kepada pelaku UMKM  untuk terus melakukann pengembangan produk usaha sehingga semakin berkualitas serta mengikuti trend terbaru," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, Bakti Artanta mengatakan UMKM Showcase merupakan  salah satu kegiatan untuk pemulihan ekonomi nasional.

Bakti menjelaskan, kegiatan ini juga tidak terlepas dari program yang dijalankan  Pempus,  yang telah dicanangkna oleh presiden "Ayo Dong kita bangga dengan produk buatan indonesia" sejak tahun 2020.

"Jadi ini tujuannya adalah supaya UMKM yang ada di wilayah indonesia termasuk Kota Ambon dan Maluku itu benar-benar tumbuh, mengenal digitalisasi dan harapanya adalah UMKM itu naik omsetnya, serta mereka punya pendapatan untuk bisa go internasional maupun digital," jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan UMKM Showcase juga diharapkan dapat menumbuhkan kembali UMKM sehingga target untuk mencapai 30 juta UMKM bisa terwujud.

"Oleh karena itu program ini selalu di suport oleh BI.  Ditahun 2021 kegiatan seperti ini berjalan masif dan akhirnya terjadi peningkatan dari hanya sekitar 7000 menjadi 16,4 juta UMKM yang sudah bangkit dan target tahun ini adalah meningkat lagi yang diharapkan tahun 2023 seprti harapan presiden 30 juta UMKM tercapai, jadi kami berharap dengan kegiatan ini bisa mencapai target 30 juta UMKM bisa terwujud," rincinya. (MT-05) 

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!